NTTHits.com, Kupang - Pelanggan PDAM di Kabupaten Rote Ndao, NTT mengeluhkan tak lancarnya pelayanan air bersih bagi warga di daerah itu, karena sering mati. Sehingga warga kesulitan akan kebutuhan air bersih.
"Kami kecewa dengan pelayanan PDAM Rote Ndao yang hampir setiap hari memadamkan aliran air ke pemukiman warga," kata salah satu warga Lekunik, Rote Ndao, Acun, Kamis, 4 April 2023.
Pelayanan air berih dari PDAM, menurut dia, setiap hari hanya dilayani 4 jam, sedangkan sisanya padam. Padahal tempat penampungan air belum penuh.
Baca Juga: Charly Baker dan Frederikus Naiboas Akan Kembali Dihadirkan Dalam Sidang Kasus Alfred Baun
"Masa mengalir 4 jam, setelah itu padam dan hampir setiap hari. Bahkan dalam kurun waktu tiga hari terakhir ini padam terus. Harii ini sudah padam sejak pukul 11 pagi tadi," katanya.
Dia menyesalkan, karena persoalan dasar air bersih ini tidak menjadi perhatian serius dari PDAM. Karena itu, dia minta agar PDAM Rote Ndao dievaluasi.
"Kami minta aparat penegak hukum untuk periksa Dirut dan staf PDAM, terkait buruknya pelayanan kepada pelanggan," tegasnya.
Baca Juga: Berniat Bangun Ekonomi NTT, Frans Aba Siap Maju Calon Gubernur
Dia menduga ada permainan dari staf PDAM, namun dibiarkan Direktur PDAM tanpa memberikan sanksi dan tindak tegas stafnya yang nakal.
"Ada apa? Kenapa direktur terkesan membela stafnya," katanya.
Direktur PDAM Rote Ndao, Valen Mesakh mengatakan PDAM tidak pernah sengaja mematikan aliran air ke perumahanan, namun listrik di Rote Ndao sering padam, sehingga pelayanan tidak maksimal.
Baca Juga: Pemkot Kupang Janji, 11 Puskesmas Bakal Layani USG Gratis Bagi Ibu Hamil
"Hampir setiap hari listrik padam, sehingga bak penampung sering kosong. Jika hidup butuh proses untuk mengisinya dan mengaliri ke pemukiman warga," katanya.
Masalah lain, lanjut dia, pompa PDAM yang sempat mengalami kerusakan namun telah diperbaiki. "Sebenarnya ini masalah teknis saja. Kami juga rugi kalau air tidak dialiri ke rumah warga," ujarnya.