NTTHits.com, Kupang - Forum Wartawan Peduli Sesama (FWPS) bekerjasama dengan Perum Bulog menggelar pasar murah (Bazar) untuk masyarakat di wilayah Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Sabtu 1 April 2023.
Warga setempat cukup antusias dengan datang membeli sejumlah kebutuhan pokok berupa paket sembako yang dijual dengan harga murah.
Kebutuhan pokok yang disediakan berupa beras yang dijual dengan harga Rp45 ribu/5 kilogram (kg), gula pasir dan minyak goreng Rp14 ribu, telur ayam Rp55/rak, terigu Rp13 ribu/kg, bawang putih Rp35 ribu/kg dan bawang merah Rp33 ribu/kg dan cabe rawit Rp22,5 ribu/kg.
Baca Juga: KPU Kota Kupang Ikut Canangkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Ketua RT 42, Agustinus Liwu mengapresiasi kegiatan bazar murah yang diselenggarakan Forum Wartawan Peduli Sesama (FWPS).
"Masyarakat sangat bersyukur sekali dengan bazar murah ini, karena sangat membantu warga setempat," ujar Agustinus Liwu kepada wartawan di sela - sela kegiatan.
Menurut Agustinus, bahan kebutuhan berupa sembilan bahan pokok (sembako) yang dijual memiliki harga yang sangat murah, sehingga masyarakat menyambut baik kegiatan bazar murah yang digelar FWPS.
Baca Juga: Dituding Dimedsos Belum Bayar Upah Tagana, Kadis Sosial Kupang Bendahara Salah Setor
"Karena selama ini, dari awal bulan harga beras itu satu karung bisa mencapai Rp800 ribu/40 kg, tetapi hari ini masyarakat bersyukur karena adanya bazar murah ini," katanya.
Dia berharap kegiatan serupa dapat digelar kembali, meski bukan di wilayah RT 42, RW 13, Kelurahan Fatululi, yang menjadi lokasi bazar murah saat ini.
"Harapan kedepan bisa terulang lagi. Terserah mau buat di RT dimana tidak apa-apa. Karena kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Hari ini saja ada 500 warga yang datang," tandasnya.
Baca Juga: Karantina Kupang Musnahkan Belasan Kilogram Daging Kambing Ilegal Asal Sumba Timur
Ketua Forum Wartawan Peduli Sesama (FWPS) Yohanes Seo mengatakan kegiatan Bazar Murah ini adalah bentuk kerjasama wartawan dengan Perum Bulog NTT untuk menekan inflasi di Kota Kupang.
"Ini merupakan kepedulian kita sebagai wartawan terhadap sesama yang ada di lingkungan sekitar yang hari ini antusias masyarakat cukup tinggi," ungkapnya.