Gelar Rapat Anggota Tahunan, Kopdit Solidaritas Dinilai Sehat

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Minggu, 19 Maret 2023 | 14:32 WIB
RAT KSP Kopdit Solidaritas Kupang
RAT KSP Kopdit Solidaritas Kupang

NTTHits.com, Kupang - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Solidaritas Kupang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT), Minggu, 19 Maret 2023. Dalam RAT tersebut, KSP Kopdit Solidaritas dinilai sehat dalam organisasi maupun keuangan.

"Baik dari sisi keuangan dan organisasi kami dicap sehat dengan kredit poin 84,77 persen, tahun lalu 84,29 persen. Pertanda kopdit ini berjalan sehat," kata GM KSP Solidaritas, Urbanus Reko disela-sela RAT KSP Kopdit Solidaritas.

RAT kali ini, menurut dia, manajemen melapotkan seluruh kegiatan, termasuk laporan keuangan yang dibagi dua kelompok yakni laporan pusat dan laporan konsolidasi.

Baca Juga: Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Jaksa Kasasi Putusan Hakim yang Bebaskan Dua Polisi

Dalam laporan keuangan, aset KSP Kopdit Solidaritas terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dimana 2022 aset KSP Solidaritas mencapai Rp132 miliar lebih, dibandingkan tahun 2021 Rp124 miliar lebih dan 2020 Rp109 miliar lebih.

Terkait program kerja tahun 2023, jelasnya, KSP Kopdit Solidaritas akan meningkatkan pinjaman produktif, khusus peternakan.

"Target kami tahun ini akan tingkatkan pinjaman produktif. Walaupun pinjaman lain tetap berjalan, seperti pinjaman investasi dan lainnya," jelasnya.

Baca Juga: Badan Pengurus Taekwondo Indonesia Provinsi NTT Resmi Dilantik

Menurut dia, berdasarkan evaluasi pinjaman produktif bisa berdampak langsung kepada anggota. Dia mencontohkan usaha paronisasi di Oesao, Kabupaten Kupang dari beberapa anggota yang perlu didukung dengan plafon anggaran sekitar Rp30 juta.

"Pentingnya kita dukung paronisasi, karena permintaan ternak dari NTT sangat tinggi. Di Oesao ada ratusan ternak dari anggota kopdit solidaritas," katanya.

"Plafon yang diberikan memang kecil, karena jika permintaan meningkat, maka cukup berat, karena kami perlu jaga likuiditas," ujarnya.

Baca Juga: KPAI : Aturan Jam Sekolah Pukul 5.30 Wita di NTT Jadi Pelanggaran Hak Anak

Terkait pinjaman besar, katanya, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan notaris, sehingga agunan anggota akan dibuat pengikatan.

"Kan tidak mungkin anggota tidak mau bayar sama sekali, karena agunannya ada di kita," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X