Kepala BI, Agus Sistyo Widjajati Akhiri Masa Tugas Dengan Capaian Pertumbuhan Ekonomi NTT Diatas Nasional

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Kamis, 28 Agustus 2025 | 11:02 WIB
Sasando Dia Bi NTT
Sasando Dia Bi NTT

NTTHits.com, Kupang - Capain pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada triwulan II 2025 mencapai 5,44 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional menjadi capaian terbaik yang dicapai sejak terakhir kali terjadi pada tahun 2019.

Capaian ini juga menjadi bukti kerja keras dan kerja kolaborasi yang telah dilakukan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), Agus Sistyo Widjajati hingga menjelang akhir masa tugasnya di NTT tanggal 1 September 2025. 

"Saya akan meninggalkan NTT, tinggal menghitung hari, diganti dengan kepala BI yang baru,  yang juga akan meneruskan kerja kolaborasi dan sinergi bersama media, perbankan dan pelaku UMKM,"kata Kepala BI NTT, Agus Sistyo Widjajati, saat kegiatan Sasando Dia, Rabu, 27 Agustus 2025.

Baca Juga: Tiap Tahun Dapat Modal Miliaran, PDAM Kota Kupang Belum Mampu Sumbang Pendapatan Asli Daerah

Agus menjelaskan, pertumbuhan ekonomi NTT  pada triwulan II 2025 mencapai 5,44 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional, di dominasi oleh sektor pertanian yang tumbuh 7persen, sementara perdagangan naik 12persen dan menjadi motor penggerak utama. Dari sisi ekspor juga mencatat peningkatan signifikan, tumbuh 39,9 persen secara tahunan, didominasi produk pertanian dan peternakan seperti beras dan sapi.

Namun, tambah Agus masih ada tantangan besar yang dihadapi, khususnya produktivitas tenaga kerja yang belum setara dengan rata-rata nasional. Ia menyatakan pentingnya kolaborasi dengan sektor swasta, serta mendorong hilirisasi agar produk lokal tidak hanya dijual dalam bentuk mentah.

"Terima kasih telah bersinergi mendorong pertumbuhan ekonomi NTT, yang pada triwulan II 2025 mencapai 5,44 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional, keberhasilan ini buah kerja bersama,"tambah Agus.

Baca Juga: Komisi II DPRD Sesalkan Pengunduran Diri Dirut PDAM Kota Kupang Jelang Sidang Perubahan Anggaran

Untuk meningkatkan produktivitas petani dan wirausaha muda, BI NTT telah meluncurkan Program NTT YES (Nusa Tenggar Timur Young Entrepreneur School), yang mendampingi generasi muda menjadi pengusaha sukses. Salah satu inisiatifnya adalah kolaborasi dengan GMIT untuk memberdayakan petani dan membuka akses pasar melalui GG Mart, yang diharapkan menjadi alternatif lokal atas dominasi ritel besar seperti Indomaret dan Alfamart.

Selain itu, BI juga memperluas akses pasar produk NTT melalui kegiatan business matching, dengan pelaku usaha pengolahan di Jawa Timur, guna memastikan hasil produksi petani terserap pasar secara optimal.

Selain itu, pentingnya transformasi digital dalam mendorong efisiensi dan pertumbuhan ekonomi lokal. “Digitalisasi mampu mempercepat perputaran ekonomi. Ini akan kita dorong terus lewat berbagai event kreatif,”terang Agus.

Baca Juga: Heboh Isu Food Tray MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Istana: Silakan Uji ke BPOM

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Batam, Adidoyo Prakoso, sosok yang bakal menggantikan posisi kepala Kantor Perwakilan BI NTT, turut memberi kesan prestasi yang telah ditinggalkan menjadi standar capaian yang harus dijaga atau bahkan ditingkatkan, bahwa sinergi yang telah dibangun sebelumnya juga akan terus diperkuat sebagai fondasi bersama, menjawab tantangan perkembangan ekonomi NTT kedepan.

"Apa yang sudah dibuat dan dicapai oleh pak Agus sebagai kepala perwakilan BI NTT dari sisi pertumbuhan ekonomi, kerjasama dan sinergi yang rukum merupakan satu hal yang cukup berat yang akan saya lanjutkan, karena prestasi beliau di NTT tidak main - main,"ujar Adi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X