Dirut BRI Sunarso: Ketahanan Pangan Kunci Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Sabtu, 12 Oktober 2024 | 14:07 WIB
Ketahanan pangan BRI
Ketahanan pangan BRI

NTTHits.com, Jakarta – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso, mengungkapkan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu kunci utama bagi Indonesia untuk keluar dari perangkap pendapatan menengah (middle income trap). Dalam acara Indonesia Future Policy Dialogue yang diselenggarakan oleh Katadata, Rabu (10/9), Sunarso menekankan pentingnya strategi visioner di bidang ketahanan pangan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi.

Menurut kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Indonesia diperkirakan baru akan keluar dari jebakan ini pada 2041, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai minimal 6% per tahun. "Untuk mencapai target tersebut, pendapatan per kapita Indonesia harus melewati angka US$ 4.465, sesuai standar Bank Dunia," ujar Sunarso.

Lebih lanjut, Sunarso mengungkapkan hasil kajian internal BRI yang menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 6% sangat ditentukan oleh investasi pada human capital, yaitu nilai ekonomi dari keterampilan dan pengalaman pekerja. Ia menyoroti tiga faktor penting yang perlu didorong untuk memperkuat human capital di Indonesia.

Baca Juga: Sosok Sahabat Gusdur dari Pakistan Beri Doa Khusus untuk Calon Gubernur NTT, Melki Laka Lena

Pertama, fokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi dan pangan. "Ketahanan pangan bukan sekadar isu nasional, tetapi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia," tegas Sunarso.

Kedua, negara memiliki tanggung jawab untuk menyejahterakan rakyatnya melalui pemerataan kesempatan kerja. "Setiap individu produktif harus memiliki pekerjaan. Untuk itu, pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan partisipatif menjadi sangat penting," tambahnya.

Baca Juga: JarNas Anti TPPO Kecam Sanksi PTDH Rudy Soik. Ketua Umum : Prestasi Rudy Dianggap Mengganggu Bisnis Ilegal Oknum Tertentu

Investasi pada human capital, menurut Sunarso, harus dimulai dari perbaikan nutrisi dan pangan. "Jika ingin membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul, kita harus memulai dari kebutuhan dasar, yaitu nutrisi dan pangan," tutupnya.

Dengan mengutamakan ketahanan pangan dan inklusivitas ekonomi, Indonesia diharapkan mampu melangkah keluar dari perangkap pendapatan menengah dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X