Jelang Lima Tahun Eksis di NTT, BEI Berhasil Gaet 95.604 Investor dan Berada di Peringkat 24 dari 37 Provinsi se Indonesia

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Jumat, 11 Oktober 2024 | 22:46 WIB
Kepala BEI NTT, Adevi Sabath
Kepala BEI NTT, Adevi Sabath

NTTHits.com, Kupang - Jelang lima tahun eksis di Nusa Tenggara Timur (NTT), Bursa Efek Indonesia (BEI) mampu mengaet sebanyak 95.604 single investor identification (SID) dan menduduki peringkat 24 dari 37 provinsi se- Indonesia dari segi jumlah nilai transaksi dan jumlah investor.

"BEI NTT adalah kantor yang paling muda dari antara kantor BEI lainnya, tapi posisi NTT tidak paling muda dari segi jumlah nilai transaksi dan jumlah investor, NTT ada diurutan 24 dari 37 provinsi di Indonesia, kita bersyukur tapi juga tidak berpuas diri,"kata Kepala BEI NTT, Adevi Sabath, saat Media Gathering dan Capital Market Update semester II 2024, Jumat, 11 Oktober 2024.

Baca Juga: Semarak HUT ke - 74, IDI Kota Kupang Komit Melayani Bersama Tingkatkan Daya Kesehatan Masyarakat

Data BEI NTT, investor pasar modal dari tahun 2021 tercatat hanya sebanyak 35.761, seiring waktu terus mengalami kenaikan jumlah hingga mencapai 95.604 investor di tahun 2024, sementara dari jumlah tersebut, tercatat khusus untuk investor saham sebanyak 31.982 SID.

Adapun sebaran investor merata di 22 kabupaten/kota se NTT yakni, Kota Kupang tercatat 20.216 investor, kabupaten Belu, 6.812, Manggarai, 6.607, Ende, 6.583, Kabupaten Kupang, 5.958, Kabupaten Manggarai Barat, 4.929, Sikka, 4.828, Sumba Timur, 4.732, Flores Timur 4.422, Manggarai Timur, 3.130, Ngada, 3.115, Rote Ndao, 2.905, Nagakeo, 2.281, Alor, 2.026, Lembata, 1.755, Kabupaten Sumba Barat, 1.519, TTU, 3,963, Sumba Barat Daya, 2,509, Malaka, 1.595, Sabu Raijua, 895 dan Kabupaten Sumba Tengah 695 investor.

"Kita bersyukur jumlah investor kita itu ada diseluruh kota dan kabupaten se NTT, dengan sebaran di 3 wilayah terbanyak investor pasar modal yakni Kota Kupang, Belu dan kabupaten Manggarai"tambah Adevi.

Baca Juga: Melki Laka Lena dan Johni Asadoma: Kolaborasi Dua Tokoh Inspiratif di Nusa Tenggara Timur

Sementara komposisi data investor berdasar usia, tercatat usia 18-25 sebesar 33persen, usia 26-30 sebanyak 28persen, usia 31-40tahun sebanyak 24persen dan usia 41-100 sebanyak 15persen. jika berdasarkan gender, data investor pria masih mengungguli investor perempuan yakni pria sebesar 59,7persen dan perempuan diangka 40,3persen.

Data investor berdasar pekerjaan, tercatat pelajar berada diposisi pertama dengan jumlah presentase mencapai 30persen, diikuti pegawai swasta sebesar 26persen, pengusaha dan pekerja lainnya masing-masing berada di 14persen, pegawai negeri 9persen, ibu rumah tangga dan guru masing-masing 3 persen dan TNI/Polri hanya 1 persen.

Baca Juga: Dessi, Dari Karyawan Minimarket hingga Sukses dengan Kemitraan AgenBRILink

BEI hadir di NTT sebagai kantor ke -29 yang berada di Kota Kupang sejak tanggal 27 November 2019, meski sempat melambat akibat pendemi Covid-19, namun BEI NTT mampu membangun dan menjaga citra bursa dan pasar modal, menyebarluaskan informasi bursa menjadi keterbukaan informasi yang akurat, tepat, cepat, lengkap dan terkini.

Mendukung perkembangan pasar dengan memaksimalkan potensi calon investor dengan mencatat serta pengembangan pelaku pasar secara efektif dan efesien, meningkatkan hubungan dengan stakeholder, kerjasama, peningkatan inklusi serta membantu menyediakan fasilitas bagi anggota bursa yang ingin memperluas pasar didaerah namun belum mempunyai kantor.   (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X