Jokowi Kritik Konten Receh Sensasional Algoritma Media Sosial

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 9 Februari 2023 | 15:52 WIB
Jokowi saat Hari Pers Nasional di Medan. (Tempo)
Jokowi saat Hari Pers Nasional di Medan. (Tempo)

NTTHits.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengkritik fenomena banjir pemberitaan dari media sosial, media digital, dan platform-platform asing. Kepala negara menyebut media-media ini umumnya tidak memiliki redaksi atau dikendalikan oleh artifical intelligence alias kecerdasan buatan.

Selain itu, media-media ini dikendalikan oleh algoritma raksasa digital yang cenderung mementingkan kepentingan sisi komersial saja. Algoritma ini hanya mendorong konten-konten recehan yang sensasional.

"Sekarang ini banyak sekali, dan mengorbankan kualitas isi dan jurnalisme otentik," kata Jokowi saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional di Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis, 9 Februari 2022.

Baca Juga: Target Laba Rp500 M Hanya Berlaku untuk Izhak Rihi, Dirut Bank NTT Lain?

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini ikut menyampaikan kekhawatirannya bahwa jurnalisme otentik akan semakin hilang. "Media konvesional yang ber-redaksi semakin terdesak dalam peta pemberitaan," kata dia. 

Untuk itu, Jokowi tidak ingin konten recehan dan sensional yang dikendalikan algoritma ini mendominasi kehidupan masyarakat Indonesia.

Kritikan ini disampaikan Jokowi ketika bicara tentang isu utama di dunia pers saat ini. Dalam pidatonya, Jokowi sampai dua kali menyebut bahwa dunia pers saat ini tidak sedang baik-baik saja.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Kupang Wajibkan Siswa Makan Kelor

Dahulu, kata dia, isu utama adalah kebebasan pers. "Selalu itu yang kita suarakan. Tapi sekarang apakah isu utamanya tetap sama? Menurut saya sudah bergeser, kurang bebas apalagi kita sekarang ini?" kata dia.

Jokowi menyebut pers saat ini mencakup seluruh media informasi yang bisa tampil dalam bentuk digital, di mana semua orang bebas membuat berita dan sebebas-bebasnya. Sehingga, Ia menilai masalah utama saat ini adalah membuat pemberitaan yang bertanggung jawab.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Sumber: Tempo.co

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X