politik

Uya Kuya Akan Diperiksa MKD DPR Terkait Kontroversi Rekaman Kebakaran di Los Angeles

Selasa, 21 Januari 2025 | 20:53 WIB
Uya Kuya

NTTHits.com, Jakarta - Anggota DPR RI sekaligus selebritas, Uya Kuya (Surya Utama), kini tengah menjadi sorotan setelah video dirinya yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, Uya bersama istri dan anaknya tampak merekam situasi kebakaran hebat di Pasadena, Los Angeles, yang terjadi pada awal Januari 2025.

Aksi tersebut menuai teguran keras dari pemilik rumah yang terkena dampak kebakaran karena dianggap kurang berempati.

Uya Kuya Klarifikasi Video Kontroversial

Menanggapi kecaman, Uya Kuya memberikan penjelasan. Ia mengungkapkan bahwa video tersebut sebenarnya sudah lama diambil, hanya baru viral beberapa hari belakangan.

Baca Juga: Fakta Uya Kuya Pasca Kebakaran LA, Dari Kena Tegur Hingga Aksi Sosial yang Viral

"Peristiwa ini sebenarnya sudah lama, setelah kebakaran pertama kali terjadi, tapi kenapa baru viral sekarang, saya juga tidak tahu," ungkap Uya pada 19 Januari 2025.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya sedang mengunjungi rumah seorang warga negara Indonesia yang juga menjadi korban kebakaran, dan diminta untuk merekam kondisi di lokasi untuk menunjukkan situasi yang sesungguhnya, menyanggah adanya hoaks yang beredar di Indonesia.

Pemilik Rumah Tegur Uya Kuya

Namun, saat merekam video di lokasi kebakaran, Uya dan rombongannya dihampiri oleh pemilik rumah yang terdampak, yang menilai mereka sedang memanfaatkan musibah untuk konten pribadi.

Baca Juga: Cemarkan Nama Baik Polri Melalui Chanel You Tube Uya Kuya, Simanjuntak Dipolisikan

"Kami sudah mendapat izin dari pihak berwenang, termasuk national guard dan FBI, untuk berada di lokasi," tegas Uya. Ia menjelaskan bahwa meskipun banyak orang lain, termasuk warga asing, juga merekam video, hanya mereka yang ditegur oleh pemilik rumah.

Video Langsung Dihapus

Menanggapi teguran tersebut, Uya langsung menghentikan rekaman dan menghapus video yang telah diambil. "Kami kaget, sudah lama merekam baru diminta berhenti. Begitu diminta berhenti, kami langsung menghentikan dan menghapus videonya," jelasnya.

Baca Juga: 17 Korban Longsor Pekalongan Berhasil Dievakuasi, Pencarian Terus Berlanjut

Halaman:

Tags

Terkini