Mundur sebagai Gubernur, PADMA Nilai VBL Kabur dari Tanggungjawab dan Cari Aman

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 22 Juni 2023 | 14:10 WIB
Gabriel Goa
Gabriel Goa

NTTHits.com, Kupang - Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) yang mengajukan pengunduran diri sebagai Gubernur NTT dinilai kabur dari tanggungjawab dan cari aman.

"Mundurnya VBL dari Gubernur memperlihatkan kepada publik bahwa Gubernur NTT kabur dari tanggungjawab dan mencari aman," kata Ketua Dewan Pembina PADMA dan Kompak Indonesia, Gabriel Goa melalui rilis yang diterima media ini, Kamis, 32 Juni 2023.

Menurut dia, upaya Gubernur NTT mengajukan pengunduran diri di saat maraknya kasus Human Trafficking, korupsi berjamaah dan perampokan hak-hak ekosob voice of the voiceless NTT memperlihatkan kepada publik bahwa Gubernur NTT kabur dari tanggungjawab dan mencari aman untuk mempertanggungjawabkan program kerjanya hingga berakhir September 2023 di hadapan DPRD NTT sebagai wakil rakyat NTT.

Dka menilai langkah VBL persis seperti Pilatus, mau cuci tangan dari semua persoalan yang dihadapi NTT saat ini, seperti darurat Human Trafficking dan korupsi.

Baca Juga: Aksi Peduli Sampah di Kupang, Relawan Ganjar Gandeng Forum Peduli Masyarakat Pemulung dan Lingkungan

Karena itu, PADMA dan KOMPAK mendesak Presiden RI Jokowi perintahkan Mendagri untuk menolak pengunduran diri Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan memberikan kesempatan kepadanya hingga masa berakhirnya jabatannya pada September 2023.

Mendesak DPRD NTT segera melaksanakan Sidang Istimewa meminta pertanggungjawaban Gubernur NTT atas status NTT yakni Provinsi darurat Human Trafficking, Provinsi darurat Stunting, Provinsi  darurat korupsi dan juga terkait penyalahgunaan jabatan dalam kasus Bank NTT yang sedang digugat di Pengadilan.

"Mendesak KPK RI segera melakukan penyelidikan serius terhadap kasus-kasus tindak pidana korupsi berjamaah di NTT," tegasnya.

Baca Juga: Hari Pengungsi Sedunia 2023, Menandai Harapan dan Inklusi Bagi Pengungsi

Mengajak solidaritas rakyat NTT dan Pers untuk mengawal Presiden Jokowi menolak permohonan pengunduran diri sebagai Gubernur NTT, dan DPRD NTT untuk melakukan Sidang Istimewa secepatnya.

"Jika tidak melakukannya, maka saatnya rakyat bersikap tidak memilih lagi mereka di Pileg 2024 bahkan Pilkada 2024," tegasnya.

Sebelumnya VBL telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Gubernur NTT, dan surat pengunduran diri itu tinggal menunggu tandatangan Presiden Jokowi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X