Pertamina Pastikan Supply BBM Tidak Terganggu Pasca Terbakarnya Kapal MT Kristin

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Senin, 27 Maret 2023 | 08:39 WIB
Ilustrasi kapal BBM terbakar
Ilustrasi kapal BBM terbakar

NTTHits.com, Mataram - PT Pertamina (Persero) melalui subholding Pertamina Patra Niaga dan Pertamina Internasional Shipping bahu membahu secara cepat melakukan pemadaman Kapal MT Kristin yang terbakar pada Minggu, 26 Maret 2024 sekitar pukul 14.50 WITA.

MT Kristin yang membawa muatan 5900 kilo liter (kl) Pertalite sedianya akan sandar untuk loading di Terminal BBM Ampenan sebesar 2700 kl dan sisanya 3200 kl akan melanjutkan perjalanan menuju Terminal BBM Sanggaran, Bali.

Pjs Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Taufiq Kurniawan mengatakan saat ini api telah padam pada pukul 21.00 Wita dan sedang dilakukan pendinginan untuk memastikan api tidak akan muncul kembali oleh tim Pertamina Internasional Shipping menggunakan tug boat milik Pelindo dan dari Patra Niaga membackup dengan Kapal Tug Boat dari Ampenan dan Manggis, Bali.

Baca Juga: 23 Peserta Ramaikan Lomba Paduan Suara Gerejawi Polda NTT

Hasil pantauan sementara tidak terdapat tumpahan minyak di perairan namun untuk antisipasi di sekitar kapal telah dipasang oil boom dari Patra Niaga Ampenan untuk melokalisir jika terjadi tumpahan minyak.

Sehubungan dengan insiden kebakaran tersebut, katanya, masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM. Karena supply BBM untuk wilayah Lombok dipastikan stok dalam keadaan aman.

"Supply BBM untuk Lombok melalui Integrated Terminal Ampenan dan Terminal BBM Sanggaran, Bali dipastikan aman dengan posisi stock Pertalite saat ini sejumah 4.200 KL di Sanggaran, sedangkan di Ampenan stok Pertalite sejumlah 3.200 KL,“ papar Taufiq.

Baca Juga: Ini Lima Program Strategis Pembangunan Kota Kupang Tahun 2024

Terkait insiden tersebut, lanjutnya, untuk menjaga ketahanan stok BBM, Pertamina juga melakukan upaya pengalihan supply.

Untuk IT Ampenan akan dilakukan pengalihan supply dengan kapal MT Olivya dengan muatan 2.500 kl yang posisinya saat ini di perairan barat Bima dan untuk Terminal BBM Sanggaran akan dilakukan alih supply melalui darat dari IT Manggis Bali sambil menunggu supply kapal sandar selanjutnya dari MT Elisabet I yang membawa pertalite sejumlah 1000 kl akan tiba sandar besok pagi di Sanggaran.

Dia menghimbau masyarakat untuk tidak panik, karena Pertamina memastikan penyaluran BBM untuk wilayah Lombok dan sekitarnya tidak akan terhambat.

Baca Juga: Pemkot Kupang Targetkan Kasus Stunting di Tahun 2024 Jadi 10 Persen

“Tak lupa kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” pungkas Taufiq.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X