Gubernur NTT Dukung Diaspora Rote Kembalikan Kejayaan "Jagung Rote"

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Rabu, 30 Juli 2025 | 10:03 WIB
Gubernur NTT Dukung Diaspora Rote Kembalikan Kejayaan "Jagung Rote". (Humas NTT)
Gubernur NTT Dukung Diaspora Rote Kembalikan Kejayaan "Jagung Rote". (Humas NTT)

NTTHits.com, Kupang — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif kelompok Diaspora Rote Ndao yang ingin menghidupkan kembali kejayaan "Jagung Rote" melalui pengembangan tanaman sorgum di Kabupaten Rote Ndao.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur saat menerima audiensi Kelompok Diaspora Rote Ndao – Kupang di ruang kerjanya pada Selasa (29/7). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Joss Billy Oemboe Wanda.

Ketua Kelompok Diaspora Rote Ndao, Alfred Zacharias, menjelaskan bahwa sorgum atau yang dikenal secara lokal sebagai Jagung Rote, merupakan tanaman yang punya nilai historis dan ekonomi penting bagi masyarakat Rote.

Baca Juga: Peringati Hari Koperasi ke-78, Gubernur NTT Sebut Koperasi Adalah Semangat Hidup Orang Banyak

Ia mengatakan, pihaknya berencana membuka demplot percontohan seluas 25 hektare di Rote sebagai langkah awal pengembangan.

"Kami ingin mengembalikan Rote sebagai tuan rumah sorgum. Ini bukan hanya soal pertanian, tapi juga bagian dari identitas dan kedaulatan pangan lokal," ungkap Alfred.

Kelompok Diaspora juga menyampaikan rencana membuka lembaga International English Language Testing System (IELTS) di Kupang. Lembaga ini diharapkan dapat membantu anak-anak muda NTT mempersiapkan diri untuk studi lanjut ke luar negeri.

Baca Juga: Kisruh Tuan Rumah Liga 4 ETMC, Gubernur NTT Minta PSSI NTT dan Ende Duduk Bersama Cari Solusi

Menanggapi hal itu, Gubernur Melki Laka Lena menyambut baik dua inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa membangun NTT adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, termasuk diaspora.

“Semoga dengan pertemuan ini kita bisa bekerjasama merealisasikan demplot 25 hektare dan mengembalikan Rote sebagai pusat produksi sorgum, atau yang kita kenal sebagai Jagung Rote,” ujarnya.

Gubernur juga mendorong kelompok Diaspora untuk melakukan riset ilmiah tentang sejarah dan nilai strategis Jagung Rote. Ia bahkan menyarankan agar hasil penelitian tersebut dibukukan sebagai literatur lokal.

Baca Juga: Dorong Kemandirian Energi, Gubernur NTT Temui Dirjen EBTKE dan PLN Bahas Pengembangan Energi Terbarukan

“Ini penting untuk memperkaya khazanah pengetahuan masyarakat tentang pangan lokal kita,” tegasnya.

Terkait rencana pendirian lembaga IELTS, Gubernur menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh, demi membuka akses pendidikan internasional bagi generasi muda NTT.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X