Lebih dari 200 usulan diterima dari 22 kabupaten/kota, dengan isu utama seputar akses pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial dan hukum, serta peluang ekonomi.
Baca Juga: Gebrakan Gubernur Melki, Tunggakan Pajak Kendaraan Dihapus
Mario Lado dari Komunitas Tuli Kupang menyampaikan apresiasi atas pelibatan aktif komunitas disabilitas.
“Inklusi bukan belas kasihan, tapi hak. Kami senang suara kami kini diakui dan diperjuangkan,” ucapnya.
Kepala Bapperida NTT, Alfonsus Theodorus, menambahkan bahwa MUSIK KEREN akan diintegrasikan ke dalam RKPD dan RPJMD sebagai indikator pembangunan inklusif yang terukur.
Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan Pokok Pikiran DPRD, Dokumen Pengarusutamaan Gender dan Disabilitas, serta penandatanganan berita acara oleh bupati/wali kota se-NTT.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Johni Asadoma, Anggota DPR/DPD RI Dapil NTT, Forkopimda, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, dan ratusan perwakilan kelompok masyarakat rentan.***