Gubernur NTT Buka Konsultasi Publik Finalisasi Rancangan Awal RPJMD 2025-2029

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Senin, 28 April 2025 | 18:33 WIB
Gubernur NTT Melki Laka Lena. (Humas NTT)
Gubernur NTT Melki Laka Lena. (Humas NTT)

Kupang, 28 April 2025Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena resmi membuka Konsultasi Publik Finalisasi Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi NTT Tahun 2025-2029, sekaligus menjabarkan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

Acara ini diselenggarakan oleh Bapperida Provinsi NTT berkolaborasi dengan Program SKALA, bertempat di Swiss-Belcourt Hotel Kupang pada Senin (28/4).

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa penyusunan RPJMD menjadi tahapan penting dalam menentukan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Baca Juga: Gubernur NTT Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 7 Kupang

"RPJMD ini adalah panduan strategis untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Provinsi NTT. Ini merupakan fondasi kuat untuk pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung kepada masyarakat," ujar Gubernur Melki.

Ia menyampaikan, visi pembangunan periode ini adalah "NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan," yang akan dijabarkan dalam tujuh pilar pembangunan daerah dan 10 Program Prioritas yang terangkum dalam Dasa Cita.

Gubernur juga memaparkan capaian indikator makro pembangunan Provinsi NTT hingga tahun 2024, yang menjadi tolok ukur penting. Di antaranya:

Baca Juga: Temui Gubernur NTT, Dirut LPP Paparkan Rencana Pembuatan Film Dokumenter MBG

  • Pertumbuhan Ekonomi: 3,73 persen (c to c)
  • Persentase Penduduk Miskin: 19,02 persen (menurun 0,46 persen poin dibanding Maret 2024)
  • Rasio Gini: 0,316 (turun dari 0,325 di Maret 2023)
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 69,14 (meningkat 0,74 poin dari 2023)
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): 3,02 persen (turun 0,12 persen poin dibanding Agustus 2023)

"Capaian ini menunjukkan arah pembangunan kita berjalan positif, meski tantangan seperti keterbatasan fiskal dan kondisi geografis tetap ada. Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan, saya yakin kita mampu menyusun RPJMD yang berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan rakyat," tegas Gubernur.

Baca Juga: Gubernur Melki Laka Lena Ajak UT Terus Cetak Lulusan Berkualitas untuk Bangun NTT

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan SKALA NTT, Yohanes Eripto Marviandi, menegaskan pentingnya kerja sama antara SKALA dan Pemerintah Provinsi NTT untuk memastikan pelayanan dasar yang inklusif dalam perencanaan pembangunan.

"Kita mendorong adanya agregasi pemikiran publik berbasis pentahelix. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut hingga 2030 untuk menghasilkan pokok-pokok pemikiran terbaik demi pembangunan NTT," ungkap Yohanes.

Acara ini turut dihadiri para Asisten Sekda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTT, Pimpinan Lembaga Mitra Pembangunan, perwakilan Analis Kebijakan Ahli Madya dari Dirjen Pembangunan Daerah Kemendagri, serta Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se-NTT yang bergabung secara virtual.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X