Gubernur NTT Launching Sekolah Keberagaman di SMAN 5 Kupang

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 24 April 2025 | 09:10 WIB
Gubernur NTT Melki Laka Lena
Gubernur NTT Melki Laka Lena

NTTHits.com, Kupang — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, secara resmi meluncurkan Sekolah Keberagaman di SMAN 5 Kupang sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membangun generasi yang toleran, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa nilai tertinggi yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia, khususnya warga NTT, adalah Pancasila.

Ia menyebut bahwa meskipun NTT kerap distereotipkan sebagai daerah dengan berbagai tantangan sosial dan ekonomi, provinsi ini justru menyumbang sesuatu yang sangat berharga bagi republik: lahirnya nilai-nilai Pancasila dari bumi Ende, saat Bung Karno diasingkan antara tahun 1934–1938.

Baca Juga: Pelantikan Pejabat Pemprov NTT Dijadwalkan Sebelum 100 Hari Kerja Gubernur Melki – Wagub Johni

"Jangan pernah malu menjadi orang NTT, karena kita menyumbang sesuatu yang paling mahal: Pancasila. Kita adalah pemegang saham dalam kehidupan berbangsa," tegas Gubernur Melki.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap tingginya indeks kerukunan umat beragama di NTT yang mencapai 84,25, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 76,47. Menurutnya, ini mencerminkan kerja keras semua pihak — dari pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat — dalam merawat toleransi dan kerukunan.

Melalui peluncuran Sekolah Keberagaman ini, Gubernur menekankan pentingnya sekolah sebagai miniatur masyarakat yang ideal, tempat siswa dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya belajar hidup bersama dengan saling menghargai.

Baca Juga: Gubernur Melki Laka Lena: Pariwisata NTT Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat

“Sekolah harus menjadi ruang yang inklusif, harmonis, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi serta kekerasan, terutama terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perlunya sekolah-sekolah di NTT, khususnya jenjang SMA, untuk benar-benar memberantas kekerasan seksual. Hal ini sejalan dengan advokasi yang juga digalakkan oleh Ketua PKK sekaligus istri Gubernur, yang secara aktif menyuarakan isu ini di berbagai forum.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti tantangan era digital seperti radikalisme dan ujaran kebencian di media sosial. Ia berharap peserta didik dibekali nilai-nilai kemanusiaan dan kebhinekaan untuk menjadi warga negara yang bijak dan terbuka terhadap perbedaan.

Baca Juga: Gubernur Menakar Nadi Ekonomi dari Kamar 505 Hotel Sasando

Peluncuran ini diharapkan menjadi gerakan awal menuju institusionalisasi nilai-nilai keberagaman di seluruh sekolah di NTT, dan menjadi inspirasi nasional dalam membentuk generasi masa depan yang cinta damai, inklusif, dan cerdas secara sosial.

“Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia,” kutip Gubernur Melki menutup sambutannya, sembari berharap SMAN 5 Kupang dan sekolah-sekolah lain dapat menjadi motor penggerak perubahan menuju NTT yang maju, sehat, cerdas, dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X