Prabowo bahkan membandingkan situasi ini dengan Amerika Serikat saat pasar sahamnya anjlok, tetapi justru digunakan oleh Presiden Trump untuk memperkuat ekonomi riil.
“Amerika aja pasar saham bisa jatuh, tapi presidennya tetap percaya diri dan fokus perbaiki fundamental. Kita juga harus begitu,” pungkasnya.***