NTT Siap Jadi Lumbung Pangan Nasional, Kementan Genjot Cetak Sawah dan Ladang Jagung

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Minggu, 23 Maret 2025 | 21:47 WIB
Gubernur NTT Melkiades Laka Lena saat buka puasa bersama di Kementan. (Foto istimewa)
Gubernur NTT Melkiades Laka Lena saat buka puasa bersama di Kementan. (Foto istimewa)

NTTHits.com, Jakarta – Upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional terus digenjot. Kali ini, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi pusat perhatian dengan rencana besar pencetakan lahan sawah dan ladang jagung dalam skala besar.

Langkah ini diharapkan menjadikan NTT sebagai salah satu lumbung pangan nasional sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pencetakan lahan ini adalah strategi kunci untuk meningkatkan produksi pangan nasional.

Baca Juga: Gubernur Melki Gandeng Wartawan Jakarta Asal NTT, Gaungkan Potensi Daerah ke Kancah Nasional

Tak hanya itu, program ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru dan menurunkan angka kemiskinan di NTT.

"Pencetakan lahan sawah dan ladang jagung ini sangat penting untuk mendukung swasembada pangan. Selain meningkatkan hasil produksi, program ini juga akan membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat," ujar Mentan Amran saat audiensi bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan jajaran bupati se-NTT di Jakarta, Jumat (22/3/2025).

Tantangan dan Solusi
Meski berpotensi besar, Mentan Amran menyoroti dua tantangan utama yang harus segera diatasi, yakni ketersediaan air dan kesiapan lahan. Untuk itu, Kementan berkomitmen mendukung penyediaan pompa air guna memastikan irigasi berjalan lancar di lahan-lahan yang akan dicetak.

Baca Juga: Gubernur Melki Laka Lena Diminta Tempatkan Program Pencegahan Kekerasan Seksual Jadi Program Prioritas di NTT

Menanggapi arahan tersebut, Gubernur NTT Melki Laka Lena menyambut baik program ini. Ia menegaskan bahwa Pemprov NTT akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten serta dinas terkait untuk mengidentifikasi lahan potensial.

"Ini kesempatan besar bagi NTT untuk bangkit sebagai daerah penghasil pangan utama. Kami siap bekerja sama dengan semua pihak agar program ini sukses," tegas Gubernur Melki.

Untuk mempercepat realisasi program ini, Pemprov NTT berencana membentuk Satgas Pangan khusus. Gubernur Melki juga menegaskan bahwa pembangunan pertanian ini harus dilakukan tanpa ego sektoral atau kedaerahan.

Baca Juga: Gubernur Melki Laka Lena Dorong NTT Jadi Magnet Investasi: Gugus Tugas Siap Dibentuk

"Semua kabupaten harus bersinergi, tidak boleh ada sikap jalan sendiri-sendiri. Kita harus bergerak bersama demi suksesnya program ini," tambahnya.

Potensi dan Tantangan
Menurut data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, saat ini NTT memiliki 155.000 hektare lahan sawah fungsional dan sekitar 102.000 hektare lahan jagung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X