Menkes RI juga memperkenalkan program nasional Cek Kesehatan Gratis, yang merupakan program pemeriksaan kesehatan terbesar dalam sejarah Kemenkes.
“Program ini menargetkan 280 juta warga Indonesia dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia. Hingga saat ini, sudah ada 640 ribu warga yang mengikuti program ini, dengan rata-rata 55 ribu pemeriksaan per hari,” jelas Menkes.
Menkes Budi meminta seluruh kepala daerah di NTT untuk aktif menyosialisasikan program ini agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal.
NTT Jadi Percontohan Nasional Penanganan Stunting
Dalam mendukung percepatan penurunan stunting, NTT dipilih sebagai salah satu dari dua provinsi pilot project nasional penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.
“Ini bukti bahwa pemerintah pusat sangat serius mendukung NTT. Oleh karena itu, saya berharap semua kepala daerah memiliki komitmen yang sama agar stunting bisa ditekan secara signifikan,” kata Gubernur Melki.
Beasiswa untuk Dokter Spesialis dan Alkes Lengkap di RSUD
Baca Juga: Gubernur NTT Tekankan Kolaborasi untuk Penanggulangan HIV/AIDS
Sebagai bentuk komitmen meningkatkan layanan kesehatan di daerah, Menkes RI juga memastikan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan 1.000 kuota beasiswa bagi mahasiswa kedokteran untuk melanjutkan pendidikan spesialis, termasuk bagi putra-putri terbaik NTT.
“Kami ingin NTT punya lebih banyak dokter spesialis. Oleh karena itu, manfaatkan peluang ini dengan baik,” ujar Menkes Budi.
Selain itu, Menkes juga memastikan bahwa pada tahun 2027, seluruh RSUD di NTT akan dilengkapi dengan alat kesehatan canggih untuk menangani empat penyakit katastropik: jantung, stroke, kanker, dan ginjal.
“Kami menargetkan RSUD di seluruh Indonesia, termasuk di NTT, memiliki peralatan medis terbaik untuk mencegah dan mengobati penyakit-penyakit berisiko tinggi ini,” tegasnya.
Baca Juga: Gubernur NTT Resmikan Koperasi Tani Nebun Merah Putih di Desa Baumata
Penandatanganan MoU dengan Yayasan Cita Bangsa
Gubernur Melki juga memberikan apresiasi tinggi atas penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi NTT dan Yayasan Cita Bangsa.
“Kerja sama ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang efektif. Dengan MoU ini, Yayasan Cita Bangsa akan memperluas jangkauan programnya ke seluruh kabupaten/kota di NTT. Ini langkah besar yang akan mempercepat upaya kita menurunkan angka stunting,” jelas Gubernur.
Baca Juga: Gubernur Melki Laka Lena Apresiasi KPU NTT: Pilkada 2024 Berjalan Lancar Meski Dihadang Tantangan