Reses di Gua Lourdes, Anggota DPRD NTT Celly Nganggus Terima Keluhan Soal BPJS dan Sarana Prasarana

photo author
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 16:46 WIB
Celly Nganggus saat reses di Gua Lourdes. (Jose)
Celly Nganggus saat reses di Gua Lourdes. (Jose)

NTTHits.com, Kupang – Anggota DPRD NTT, Celly Nganggus, menggelar kegiatan reses di wilayah Gua Lourdes, Kelurahan Oetete, Kota Kupang. Dalam pertemuan tersebut, warga setempat menyampaikan berbagai keluhan, terutama terkait masalah BPJS Kesehatan yang kerap bermasalah.

Warga Keluhkan BPJS Nonaktif Saat Dibutuhkan

Salah satu warga, Ibu Vilo, menceritakan pengalaman pahitnya saat BPJS Kesehatan yang ia miliki tiba-tiba tidak aktif ketika ia sakit.

"BPJS saya tidak aktif karena tidak dipakai selama enam bulan. Saat saya sakit, ternyata BPJS saya tidak bisa digunakan. Kami bukan orang mampu, dan saya harap masalah ini bisa ditindaklanjuti. Kasihan orang yang sakit tapi harus pulang karena BPJS mereka tidak aktif," ungkapnya.

Baca Juga: Kunker di Kota Kupang, Celly Ngganggus Soroti Jalan Rusak, Sampah, dan Krisis Air Bersih

Senada dengan itu, Ketua RT 15 Gua Lourdes, Fery Fanggidae, juga mengeluhkan bahwa beberapa warganya yang seharusnya berhak mendapatkan BPJS Kesehatan gratis belum terdaftar.

"Kami berharap hal ini bisa diusulkan agar warga yang berhak bisa mendapatkan BPJS gratis,” pintanya.

Permintaan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Sementara itu, Ketua RW 5 Kelurahan Oetete, Bonefasius, mengusulkan agar program pemerintah lebih menyentuh kebutuhan masyarakat kecil.

"Di Gua Lourdes ada beberapa rumah yang tidak layak huni. Memang ada tiga rumah yang sudah diperbaiki, tapi masih ada beberapa yang belum tersentuh. Kami juga berharap pemerintah menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta mendukung pendidikan mental dan spiritual masyarakat," katanya.

Baca Juga: Celly Ngganggus Akan Dorong Pemerintah Perhatikan Keluhan Warga Naikoten Dua

Celly Nganggus: Masalah BPJS Akan Dibahas di DPRD

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Anggota DPRD NTT, Celly Nganggus, menjelaskan bahwa masalah BPJS Kesehatan memang menjadi perhatian utama di tingkat provinsi hingga nasional.

"BPJS Kesehatan ini dibiayai oleh APBN. Kalau anggaran daerah memungkinkan, pemerintah bisa membantu membiayai iuran BPJS bagi masyarakat yang membutuhkan. Namun, karena adanya kebijakan efisiensi anggaran, ini menjadi tantangan yang cukup berat," jelas Celly.

Celly mengakui bahwa banyak laporan soal BPJS Kesehatan yang bermasalah telah diterima oleh DPRD. Bahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mencari solusi terbaik.

Baca Juga: Celly Nganggus Jaring Aspirasi Masyarakat di Reses, Siap Perjuangkan di DPRD NTT

"Kami akan menampung semua keluhan ini dan membawanya ke DPRD untuk dibahas lebih lanjut. Dengan adanya efisiensi anggaran yang sangat berdampak pada masyarakat, kami berharap program-program prioritas tetap bisa berjalan untuk mendukung kebutuhan warga," tegasnya.

Celly juga menambahkan bahwa jika memungkinkan, dirinya akan mendorong Pemerintah Provinsi NTT untuk mengalokasikan anggaran guna mendukung BPJS gratis bagi warga kurang mampu.

"Saya akan perjuangkan ini dalam sidang nanti. Harapannya, meski ada keterbatasan anggaran, program yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat bisa tetap berjalan agar ekonomi masyarakat terus tumbuh," tutupnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X