NTTHits.com, Kupang – Persahabatan sejati tak lekang oleh waktu. Itulah yang terjalin antara Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih, dan sahabat sebangkunya di Seminari Pius XII Kisol, Marselinus Anggur Ngganggus, yang kini menjadi Anggota DPRD NTT.
Sahabat Sebangku, Kini Rekan di Pemerintahan
Marselinus, atau akrab disapa Cely, tersenyum lebar saat mengenang masa sekolah mereka di Seminari Kisol, Manggarai Timur, pada tahun 1989–1990.
"Kami sebangku selama dua tahun. Melki itu cerdas, rendah hati, dan selalu jadi tempat bertanya teman-teman kalau kesulitan," kenang Cely.
Melki yang datang jauh dari Kupang, dan Cely dari Ruteng, cepat akrab. Di asrama, mereka bukan hanya teman kelas, tetapi sahabat yang saling menjaga.
Baca Juga: Melki–Johni Hadiri Pertemuan Akbar di Hambalang: Siap Wujudkan Visi Prabowo untuk NTT
Cerdas, Humoris, dan Pendengar yang Baik
Di usia belasan tahun, Melki sudah menonjol. Ia bukan hanya unggul dalam pelajaran, tetapi juga membawa energi positif.
"Melki itu pendengar yang baik. Kalau kami curhat, dia selalu mendengar dengan sabar. Dia juga suka bercanda, jadi asrama selalu ramai," kata Cely sambil tertawa.
Melki yang berasal dari Kupang mampu membaur dengan teman-teman dari berbagai daerah di NTT, menciptakan persahabatan lintas budaya yang hangat.
Baca Juga: Melki Laka Lena: Perbesar Belanja Publik untuk Ekonomi NTT yang Lebih Baik
Berpisah Jalan, Bertemu di Pelayanan untuk NTT
Setelah lulus, jalan hidup memisahkan mereka. Melki terus meniti karier hingga kini menjadi Gubernur NTT, sementara Cely menekuni bidang teknik hingga dipercaya sebagai Anggota DPRD NTT.
Namun, persahabatan mereka tetap terjaga, bahkan kini terjalin dalam kerja sama eksekutif-legislatif.
"Kami tetap sahabat. Kalau ada kebijakan yang keliru, saya siap mengkritik. Begitu juga kalau saya melenceng, Melki pasti mengingatkan," ujar Cely tegas.
Baca Juga: Melki- Johni Bertemu Tokoh Hebat NTT di Jakarta, Bahas Strategi Kemajuan Daerah
Harapan Besar untuk NTT yang Lebih Baik
Sebagai sahabat lama, Cely yakin Melki adalah sosok pemimpin yang dibutuhkan NTT—cerdas, rendah hati, dan mau mendengar.