"Ini awal bapak mama mengenal saya sebagai Calon Wakil Bupati TTU. Saya, walaupun bapak mama mungkin tidak terlalu kenal di TTU, tapi di level nasional, saya cukup dikenal. Di kabupaten - kabupaten lain di dalam Provinsi NTT, saya sangat dikenal dan ikut terlibat membantu pembangunan di kabupaten - kabupaten itu. Saya juga punya teman yang cukup banyak di pusat yang menduduki jabatan - jabatan penting. Tentang masalah BTS Telkomsel, saya akan perjuangkan ke Pusat dan minta tolong untuk dibangun tambah infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara perangkat komunikasi dan jaringan operator yakni 2 (dua)
unit Base Transceiver Station (BTS) di Desa Haumeni Ana", jawab RB.
Menurutnya, dengan dibangunnya dua unit BTS lagi di Perbatasan RI - RDTL nanti, dapat mendatangkan dampak postif bagi masyarakat, khususnya terkait pendapatan ekonomi.
"Ada dampak positifnya nanti, dimana dapat meningkatkan pendapatan ekonomi, seperti pendapatan bagi warga yang menjual pulsa dan mempermudah mengakses internet dan akses informasi dengan lebih cepat", tandas RB.
Baca Juga: Empat Desa di Kecamatan Biboki Feotleu Nyatakan Paket DJ - RB Menang Telak
Ia menekankan, masalah jaringan telekomunikasi di Desa Haumeni Ana tidak seharusnya terjadi.
"Kalau masyarakat di desa Haumeni Ana sering tangkap signal Oecusi, ini sangat disayangkan. Biayanya tinggi sekali dan pulsa sering tersedot. Sesuai pengakuan masyarakat ini sangat menyusahkan", kata RB.
Apabila terpilih nanti, lanjutnya, maka menjadi tugas awal baginya sebagai Wakil Bupati TTU untuk menyelesaikan masalah tersebut di Desa Haumeni Ana.
"Jika Tuhan berkenan dan bapak mama memilih saya dan bapak David, maka ini menjadi tugas awal kami untuk desa Haumeni ana. Ini kedepannya menjadi perhatian serius Paket JUANG. Supaya bapak mama lebih gampang untuk berkomunikasi. Bapak mama bukan tinggal di wilayah sebelah di Oecusi, Timos Leste. Bapak mama tinggal di Indonesia. Dan bapak mama punya hak yang sama dengan kami yang tinggal di kota. Ini semua soal tempat saja, kita semua tinggal di wilayah Indonesia, dan kita punya hak yang sama", ungkap RB.
Ia juga menyampaikan ingin Biboki, Insana, Miomaffo (Biinmaffo) memilki dirinya secara utuh. Agar ketika terpilih dan membangun, pembangunan itu akan adil bagi seluruh masyarakat Biinmaffo.
"Saya mau Biinmaffo memiliki saya seutuhnya. Sehingga saya, dalam membangun tidak hanya membangun di satu wilayah saja. Saya akan membangun dengan asas Keadilan. Saya mau kasih badan saya untuk TTU memiliki saya sehingga ke depan saya merasa punya tanggungjawab besar membangun TTU", pungkas RB. (*)