"Program - program unggulan saya dan bapak Eus, sudah dirasakan masyarakat. Namun sebagian bantuan belum menyentuh masyarakat juga dikarenakan pasca dilantik pada 2021 lalu, wabah Covid 19 dan badai Seroja melanda dunia, termasuk Kabupaten TTU. Ekonomi dunia sampai ke pelosok - pelosok merosot jauh. Sehingga sebagian anggaran dialihkan untuk penanganan Covid 19 dan badai Seroja. Jadi jangan berkecil hati jika belum dapat bantuan atau sudah dapat bantuan tapi jumlahnya dikurangi. Kami akan penuhi dan lengkapi di tahun 2025 nanti jika terpilih. Tidak hanya untuk pendukung Paket JUANG tapi untuk semua masyarakat yang berhak dapat tanpa membeda - bedakan", pungkas Juandi David. (*)