NTTHits.com, ROTE NDAO – Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Rote Ndao, Alfred Saudila, angkat bicara terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan yang menyeret nama Penjabat Bupati Rote Ndao, Oder Maks Sombu.
Menurut Saudila, ada klaim bahwa Bupati mendukung pasangan calon tertentu dalam kampanye terbatas dan dialogis. Hal ini, kata Saudila, berpotensi memicu kebingungan di masyarakat, seolah-olah Penjabat Bupati memberikan restu kepada kelompok tersebut.
Sebagai Ketua DPRD Rote Ndao selama tiga periode, Saudila mendesak Penjabat Bupati segera memberikan klarifikasi publik. Menurutnya, nama Penjabat Bupati telah dicatut, sehingga penting untuk meluruskan isu tersebut agar tidak menyesatkan masyarakat yang mungkin kurang memiliki akses terhadap informasi yang benar.
Baca Juga: Pj Gubernur NTT Diminta Tindak Tegas Dugaan Penyalahgunaan Kewenangan dalam Pilkada Rote Ndao
“Kami berharap beliau segera membuat pernyataan terbuka bahwa klaim yang dilakukan oleh oknum-oknum itu tidak benar. Saat ini beliau fokus pada tugas-tugas pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan, bukan pada dukungan politik tertentu,” tegas Saudila.
Saudila juga memperingatkan, jika sebelum 27 November tidak ada klarifikasi dari Penjabat Bupati, pihaknya akan menganggap ini sebagai tindakan yang sengaja dibiarkan. Dalam konteks politik, hal ini dapat merugikan Partai NasDem dan PDI Perjuangan, serta mencederai proses demokrasi yang diharapkan berjalan kondusif dalam Pilkada Serentak 2024.
“Penjabat Bupati sebagai pembina politik di daerah ini harus bertindak agar masyarakat tidak salah paham. Kalau informasi liar ini dibiarkan, masyarakat bisa salah menilai bahwa mereka akan menerima bantuan dari kelompok tertentu yang mengklaim dukungan bupati,” tambahnya.
Baca Juga: Jenasah Korban Konflik Tanah Adat di Flores Timur Dievakuasi
Saudila menegaskan, pihaknya siap mengambil langkah konstitusional jika isu ini terus berkembang tanpa klarifikasi yang jelas, karena ada potensi pelanggaran hukum yang merugikan proses demokrasi.***