Pj Gubernur NTT Diminta Tindak Tegas Dugaan Penyalahgunaan Kewenangan dalam Pilkada Rote Ndao

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Selasa, 22 Oktober 2024 | 12:41 WIB
Denison Moy
Denison Moy

NTTHits.com, ROTE NDAO – Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, diharapkan segera memberi perhatian khusus terkait dugaan penyalahgunaan wewenang yang melibatkan oknum tertentu dalam Pilkada Kabupaten Rote Ndao.

Dugaan tersebut mencuat setelah beberapa pasangan calon diduga menggunakan nama Penjabat Bupati Rote Ndao, Oder Maks Sombu, untuk meraih dukungan publik secara tidak etis.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rote Ndao, Denison Moy, mengungkapkan bahwa dalam beberapa kegiatan kampanye, ada pihak yang secara terang-terangan mengklaim mendapat dukungan dari Penjabat Bupati, bahkan menggunakan nama beliau untuk memobilisasi masyarakat.

Baca Juga: Jenasah Korban Konflik Tanah Adat di Flores Timur Dievakuasi

“Ada oknum yang menggerakkan warga dengan iming-iming bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dan ternak, serta menyebut bahwa Bapak Penjabat Bupati dan ASN sudah mendukung paket tertentu. Ini menyesatkan dan merusak integritas proses demokrasi," ujar Denison Moy.

Menurut Denison, masyarakat di sejumlah wilayah seperti Rote Barat, Rote Barat Daya, dan Loaholu telah mengadukan praktik ini, yang menciptakan kesan bahwa pesta demokrasi tidak berjalan adil.

Ia menegaskan, sesuai aturan, posisi Penjabat Bupati harus netral dan tidak boleh berpihak pada pasangan calon manapun.

Baca Juga: Hendak Ditangkap di Kediamannya Tanpa Surat Tugas, Rudy Soik Melawan

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Penjabat Bupati telah mengeluarkan maklumat resmi mengenai netralitas ASN dalam Pilkada.

"Pj Bupati sudah berkomitmen menjaga integritas dan netralitas. Namun, jika ada pihak yang mencatut namanya untuk kepentingan politik, ini tidak hanya mencederai proses demokrasi, tetapi juga merendahkan martabat Pj Bupati sebagai kepala daerah," tegas Denison.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh klaim-klaim tersebut, dan mendesak agar tim sukses pasangan calon bekerja secara bermartabat, tanpa menyalahgunakan nama pemerintah.

"Jangan mudah percaya dengan janji-janji bantuan yang mengatasnamakan Pj Bupati. Ini adalah bentuk manipulasi yang tidak etis," tutup Denison. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X