NTTHits.com, Kupang - Persoalan mafia minyak besar - besaran di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah diungkapkan Ipda Rudy Soik berakhir dengan Pemecatan secara Tidak Hormat.
Ketua Umum HMI Cabang Kupang, Muhamad Ali Paokuma menyayangkan putusan Sidang Kode Etik yang berujung pemecatan tersebut.
Persoalan pemecatan yang terjadi, katanya diduga sebagai bagian dari proses pembungkaman untuk menghilangkan dan menutup akses informasi kepada masyarakat terkait dengan isu Bahan Bakar Minta (BBM) yang sedang terjadi.
Menurutnya, penelusuran awal yang dilakukan oleh Ipda Rudy Soik melalui Surat Perintah Tugas yang diberikan pimpinannya Kombespol. Aldinan Manurung, berhasil mengungkapkan keterlibatan beberapa oknum pejabat dan anggota dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT).
"Oknum pejabat dan anggota Polda NTT yang terlibat dalam mafia minyak harus diberantas dan diungkapkan. Tujuannya agar masyarakat bisa kembali mendapat keadilan dari segi pelayanan dan pengamanan yang harusnya dinikmati oleh masyarakat yang kini dirampas oleh oknum dengan kebiadabannya", tandas Muhamad Paokuma.
Masalah ini, katanya harus menjadi perhatian serius semua lapisan masyarakat agar persoalan pembungkaman terhadap kebenaran tidak boleh terjadi lagi.
Instansi Kepolisian harus bersih dari hiruk pikuk kriminal, baik itu melalui represif hingga sampai pada tatanan mafia BBM seperti saat ini", tegasnya.
Kasus Rudy Soik, pendapatnya harus menjadi pelajaran berharga bahwa kebenaran harus terus diungkapkan dan disampaikan walau jabatan bahkan nyawa harus jadi taruhannya.
"Dengan adanya persoalan ini, harusnya Kapolri, Jenderal Pol Drs.Listyo Sigit Prabowo melihat persoalan ini sebagai perhatian khusus dan segera mengambil tindakan tegas untuk menyelamatkan dan mengambalikan Citra Institusi Polri yang perlahan mulai memburuk di mata masyarakat", ungkap Muhamad.
Lanjutnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo harus dengan tegas untuk segera membongkar kejanggalan persoalan mafia BBM yang terjadi di NTT dan harus segera mencopot Kapolda NTT karena ikut andil dalam keterlibatan untuk tidak membongkar Mafia BMM yang ada di NTT.
"Kita minta ketegasan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk secara tegas membongkar kejanggalan persoalan mafia BBM di NTT dan harus segera mencopot Kapolda NTT yang diduga punya andil dalam keterlibatan untuk tidak membongkar kasus mafia BBM di NTT", pungkas Muhamad Paokuma. (*)