Menurutnya, Tenun Ikat seharusnya menjadi Ikon industri unggulan rumah di TTU. Karena itu upaya tenun ikat harus menjadi pelajaran di sekolah agar anak-anak tidak melupakan budaya asli sebagai kekayaan Nusantara.
Dan ke depan, pemerintah perlu menggalakan pembentukan kelompok tenun ikat di desa-desa dan diikuti dengan pembinaan sehingga produk tenun yang dihasilkan kelompok tenun ikat kita memiliki nilai estetika dan kualitas sehingga bisa menembus pasar lokal maupun pasar global di daerah perbatasan.
Di bidang pertanian, pemerintah selain melakukan upaya yang sudah terlaksana selama ini, maka pemerintah perlu juga memotivasi pertanian holtikultura di daerah-daerah lahan basah untuk menaikkan tingkat pendapatan petani dan hortikultura memiliki peluang pasar yang bagus ke depan.
Baca Juga: Program Pembangunan Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat TTU Kurang Mampu, Akan Dilanjutkan Paket JUANG
Pemberdayaan dan optimalisasi dana Bumdes di desa-desa unutk menampung hasil bumi masyarakat desa. Dengan demikian, tengkulak tidak memainkan harga komoditi seenaknya merugikan masyarakat dari sisi pendapatan. Selain itu, perlu menggali potensi-potensi di desa yang bisa berdampak pada kenaikan pendapatan desa dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan aparat desa.
Dan untuk mendukung pemerintahan yang bersih, maka program Jaksa Jaga Desa harus menjadi prioritas dalam pemerintahan 5 tahun ke depan.
Tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih atau Good Governance and Clean Government adalah sistem pengawasan dan kontrol terhadap kekuasaan pemerintah dalam menjalankan fungsinya.
"Prinsip-prinsip yang harus diterapkan untuk mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik dan bersih di antaranya Transparansi, Akuntabilitas
Partisipasi Masyarakat, Efisiensi dan Inovasi Kepemimpinan dan Integritas
Hukum dan Keadilan Pemberantasan Korupsi, Evaluasi dan Pembelajaran
berorientasi pada Consensus", pungkas Juandi David. (*)