NTTHits.com, Kupang - Film komedi drama bertema Pilkada di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) "Tepatilah Janji" pengingat janji untuk berpihak pada rakyat.
Film tersebut merupakan kerjasama Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Asta Jaya Centra Cinema, Padi Padi Creative, dan Garin Workshop. Film bertema Pilkada ini disutradarai oleh Garin Nugroho dan dibintangi oleh Ibnu Jamil, Cut Mini, Shenina Cinnamon, Bima Zeno, Kevin Abani, Faradina Mufti, Givina Lukita, Siti Fauziah, serta Trio Timus: Theresia WD, Asriuni Pradipta, dan Irene Vista.
Ketua KPU NTT, Jemris Fointuna mengatakan, dari film tersebut mendapatkan edukasi yang luar biasa bahwa dari awal hingga akhir cerita persis menceritakan secara visual tahapan Pilkada, ada tahapan santai, tegang dan endingnya selalu menerima hasil dengan riang gembira sesuai dengan ending film "Tepatilah Janji" semua menerima hasil dan semua senang.
Khusus di NTT, Pilkada kali ini mengusung tema "Pilkada Damai" dan harapannya semoga di NTT juga tahapan Pilkada dapat berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan Pilkada yang membawa kegembiraan bagi semua.
"Dari awal sampai akhir saya menonton film ini, kayak kita melaksanakan tahapan pilkada dan mendapatkan edukasi yang luar biasa,"kata Ketua KPU NTT, Jemris Fointuna, saat usai nonton bareng, Selasa, 10 September 2024.
Ia juga berpesan bagi para bakal calon kepala Daerah supaya lebih berhati - hati dan tidak lagi menjadi "Santa Claus" atau Sinterklas, sosok yang dikisahkan membawa kebahagiaan dengan memberikan kado kepada anak-anak untuk semua memberikan hal yang instan tetapi masyarakat diberi pemahaman yang cukup tentang bagaiman amenjadi pemilih yang cerdas tanpa harus mengantungkan diri dengan pemberian - pemberian yang sifatnya material.
Selain itu, berkaca dari film edukasi Pilkada tersebut bagi masyarakat, harus betul - betul menentukan pilihan dengan kecerdasan yang dimiliki, jadi tidak berdasarkan ajakan - ajakan atau rayuan dengan hal-hal yang bersifat hoaks atau bagi - bagi amplop seperti dalam cerita film tersebut, tetapi masyarakat cerdas memilih berdasarkan referensi visi misi dan program dari para bakal calon kepala daerah.
Sebagai penyelenggara Pilkada baik KPU Provinsi, Kabupaten dan Kota, melalui film edukasi "Tepatilah Janji" mendapat pembelajaran untuk bagaimana bisa mengelola dinamika yang ada, sehingga sebagai penyelenggara, KPU harus tetap menjaga integritas dan netralitas untuk tidak terpengaruh bujuk rayu dan juga pengaruh - pengaruh lainnya saat momentum pilkada
"Kami tetap optimis dan komit untuk melaksanakan pilkada dengan jujur, profesional, tetap menjaga integritas dan independensi,"tandas Jemris.
Baca Juga: Dirjen Bina Bangda Ingatkan Kepala Daerah Buat Terobosan Kreatif Kendalikan Inflasi