NTTHits.com, Kupang - Memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 77 Kementrian Agama RI, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan memberikan apresiasi berupa penghargaan bagi para dosen yang telah, mengabdikan diri di dunia pendidikan.
Penganugrahan penghargaan bagi dosen berprestasi, menjadi satu rangkaian acara bersama kegiatan lainnya yang sudah dilaksanakan yakni, berbagai pertandingan olahraga dilingkungan kampus, mengunjungi para tokoh pendiri IAKN, aksi tabur bunga dimakam pahlawan pendidikan, dan ditutup dengan penerimaan penghargaan dosen berprestasi, yang akan dilaksanakan 31 Januari 2023 serta debat ilmiah yang direncanakan di gelar Mei 2023.
"Tim penilai internal sedang menilai, penghargaan ini bagi 10 orang dosen yang dinilai berprestasi dalam dunia pendidikan," kata Rektor IAKN Kupang, Harun Natonis, Kamis, 26 Januari 2023.
Baca Juga: DAU Pendidikan Kota Kupang Rp.40,1 Milliar
Menurut dia, penghargaan tersebut sebagai bentuk reward bagi para dosen yang telah mengabdikan diri, mengembangkan ilmu pengetahuan serta ikut memajukan dunia pendidikan melalui digitalisasi layanan.
Selain itu, penghargaan tersebut juga diberikan dengan dasar penilaian, dosen yang memiliki kapasitas dan kapabilitas mengembangkan bakat , minat dan kemampuan di bidang akademik sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Baca Juga: Juara Dunia ABG International Mathematics Competition, Nono Dapat 200 Dollar AS
"Penilaian dosen berprestasi ini, berkaitan dengan Tri Dharma perguruan tinggi, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan reward untuk memacu para dosen terus mengembangkan bakat, minat dan kemampuan," tambah Harun.
Sebanyak 240 dosen yang mengabdikan diri sebagai pendidik pada kampus IAKN kupang, ikut berkompetisi meraih penghargaan tersebut dalam, beberapa kategori yakni kategori Dosen Berprestasi dalam Karya Unggul Tri Dharma Perguruan Tinggi, Karya unggul Penelitian dan Publikasi, karya Unggul Pengabdian pada Masyarakat.
Baca Juga: Siswa SD di Belu Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis dari Yayasan MPPI
Serta kategori Karya Prestatif Pengembangan Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni, dan Olahraga tingkat Daerah, Nasional dan International. (*)