“Kami memberikan kebebasan kepada madrasah untuk melakukan improvisasi yang kreatif selama Ramadhan,” ujar Nyayu di Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk menyelaraskan waktu pembelajaran di sekolah selama bulan puasa.
Orang Tua dan Wali: Peran Penting di Rumah
Orang tua diharapkan ikut aktif mendampingi siswa, baik dalam melaksanakan ibadah maupun belajar mandiri di rumah. Bimbingan dari keluarga sangat diperlukan agar kegiatan selama Ramadhan tetap produktif dan bermakna.
Dengan jadwal libur dan kegiatan yang terstruktur ini, diharapkan Ramadhan 2025 tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga ajang belajar yang menyenangkan bagi semua siswa di Indonesia.***