Resmi Kantongi Ijin Operasional Sekolah, SMK Maritim Nusantara Kupang Didorong Jadi SMK Pusat Keunggulan

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Rabu, 4 September 2024 | 22:12 WIB
pose bersama para taruna -taruni SMK Maritim NUsatara Kupang bersama Kepsek, Kementrian Pendidikan dan Dinas Pendidikan NTT
pose bersama para taruna -taruni SMK Maritim NUsatara Kupang bersama Kepsek, Kementrian Pendidikan dan Dinas Pendidikan NTT

NTTHits.com, Kupang - Resmi mengantongi ijin operasional sekolah, SMK Maritim Nusantara Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) didorong jadi Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK Pusat Keunggulan).

"SMK ini sudah mengantongi ijin operasional tahun ini, harapan kami sekolah ini dapat menjadi SMK Pusat Keunggulan,"kata perwakilan Badan Standar Kurikulum Assesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Bambang Suwardi Joko, Rabu, 4 September 2024.

Baca Juga: Menyeberang ke Partai Lain Sebagai Calon Bupati, Karolus Sonbay : DPC PDI Perjuangan Timor Tengah Utara Menunggu Falen Kebo Kembalikan KTA

Menurut dia, SMK Pusat Keunggulan ini menjadi peluang memajukan kemaritiman di NTT, dan para lulusan dapat bekerja di dunia pelayaran, sekalgus menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi dan juga mendidik siswa dapat berwirausaha.

Selain itu, tujuan kementrian melakukan kunjungan ke SMK Maritim yakni mendorong sekolah tersebut untuk mengajukan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat yang akan ditransfer ke provinsi guna pengembangan fisik sarana prasarana seperti gedung sekolah, ruang kelas baru dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

"Prospek SMK Maritim Nusantara, peluang untuk berkembang itu ada dan kami mendorong agar mengajukan bantuan Dana Alokasi Pusat untuk pengembangan sekolah,"tambah Bambang.

Baca Juga: Kasus Penggelapan Uang Senilai Rp.17,5juta di Kupang Berakhir Damai

Koordinator Pengawas Pendidikan Menengah (Korwas Dikmen) Kota Kupang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ulfianty Toelle, mengatakan, tujuan kedatangan perwakilan dari kementrian sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan SMK Maritim Nusantara yang sudah berhasil mengantongi ijin operasional sekolah melalui proses yang cukup panjang dan penuh dinamika.

"Tujuan kami membawa perwakilan dari kementrian ,sebagai bentuk apresiasi kepada perjuangan kepala sekolah yang sudah sejak dua hari yang lalu ijin operasional sekolah sudah keluar melalui proses yang cukup panjang dan penuh dinamika,"tandas Ulfianty.

Selain itu, menurut dia, tujuan kunjungan ke beberapa SMK di Kota Kupang, termasuk SMK Maritim Nusantara sebagai bentuk motivasi kepada SMK-SMK Pusat Keunggulan untuk lebih lagi mengembangkan potensi, bukan hanya program unggulan tapi juga program -program lain yang punya potensi untuk dikembangkan. 

Baca Juga: Malam Puncak Festival Terbaik Untuk Rakyat Sarung Tenun Kota Kupang Kenalkan Keunikan Budaya

Kepala Sekolah SMK Maritim Nusantara Kupang, Jesica Sodakain, mengatakan, kehadiran perwakilan Kemendikbud yang juga difasilitasi oleh anggota Komisi X DPR RI, Anita Gah diharapkan menjadi pintu agar ada perhatian khusus dari pemerintah pusat khususnya sekolah kemaritiman dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten, sekaligus pemerintah pusat juga dapat kondisi riil keberadaan sekolah - sekolah SMK di NTT khususnya di kota Kupang, sehingga ada alokasi dana bantuan untuk ketersediaan sarana prasarana yang memadai agar para siswa nyaman dan aman dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

"Terimakasih juga buat ibu Anita Gah, saya sangat berharap dari Kemendikbud itu memperhatikan anak - anak di NTT khususnya dunia maritim, di NTT ini hanya segelintir sehingga perhatian khusus menjadi penting untuk menyiapkan SDM yang baik untuk dunia kerja kedepan,"kata Jesica.

Terkait ijin operasional sekolah yang telah dikantongi, kata Jesica, merupakan ijin operasional bersyarat yang disebut Dinas Perijinan sebagai ijin yang agak berbeda dalam istilah SMK Maritim di beri tenggang waktu selama 1 tahun wajib memenuhi syarat diantaranya adanya ruang kelas dan sertifikasi tanah atas nama yayasan, jika tidak dipenuhi syarat tersebut maka ijin akan dicabut dan dianggap gagal, namun jika sudah terpenuhi maka sekolah akan berkelanjutan dengan mengantongi lagi ijin operasional dengan tenggang waktu selama 5 tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X