NTTHits.com, Kupang - Yayasan Universal Taekwondo Indonesia (YUTI) akhirnya bergabung ke Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTl) NTT, setelah 10 tahun terpisah dari organisasi induk Taekwondo tersebut.
"Kami sangat senang, karena momen ini sudah kami tunggu selama 10 tahun," kata Ketua terpilih PBTI NTT, Fransisco Fernando Besi kepada wartawan, Minggu, 19 Februari 2023.
Dengan bergabungnya YUTI ke PBTI, dengan demikian tidak ada lagi YUTI di NTT. "Kita kumpul hari ini disini semua, menbuktikan bahwa PBTI NTT tetap solid pasca Musprov pada November 2022 lalu," katanya.
Mantan Ketua harian YUTI NTT, Gabriel Meo Wio membenarkan bahwa YUTI NTT sudah bergabung dengan PBTI NTT.
"Dengan ini, maka saya sebagai ketua harian YUTI NTT menyatakan bubar di NTT," tegasnya.
Dia mengaku akan menyampaikan pembubaran ini ke YUTI pusat dan pengunduran diri resmi, termasuk penyampaian ke Kabupaten/kota di NTT.
"Walaupun secaea lisan sudah kami sampaikan ke YUTI Pusat," tandasnya.
Baca Juga: Ribuan Kubik Longsor di Takari Mulai Ditangani
Dia berharap langkah YUTI NTT ini bisa menular ke daerah lain di Indonesia, dari Sabang sampai Marauke.
YUTI NTT, jelasnya, terdapat di 20 pengcab Kabupaten/kota dengan 20 Dojo. Di Kota Kupang terdapat 9 Dojo yang sudah bergabung ke PBTI.
"Ada di TTS, Sumba Timur, TTU dan Ngada, termasuk 9 Dojo di Kota Kupang sudah bergabung," jelasnya.
Ketua PBTI Kota Kupang, Obed Djami mengaku bangga karena YUTI sudah bergabung dengan PBTI NTT. Berarti di Kota Kupang sudah ada 20 Dojo PBTI ditambah 9 Dojo YUTI dan ada beberapa Dojo persiapan, maka jumlah Dojo di Kota Kupang bisa mencapai 35 Dojo.
Baca Juga: Warga Terserang Demam Berdarah, Karang Taruna di Kupang Inisiatif Lakukan Fogging