NTTHits.com – Manchester City harus menghadapi tantangan besar di musim 2024/2025. Tak hanya tersendat di lapangan akibat badai cedera pemain, sang pelatih, Pep Guardiola, juga diterpa kabar miring soal kehidupan pribadinya.
Pada laga teranyar di Gtech Community Stadium, City hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Brentford. Sempat unggul 2-0 lewat brace Phil Foden, mereka harus rela berbagi poin setelah Yoane Wissa dan Christian Norgaard membalikkan keadaan di menit-menit akhir.
"Kami Lelah": Pengakuan Foden
Gelandang serang Phil Foden mengungkapkan kondisi tim yang kelelahan menjadi penyebab turunnya performa mereka. "Kami terlihat lelah di 20-30 menit terakhir. Mereka menekan, mengirim bola ke kotak penalti, dan kami gagal mengatasinya," ujar Foden kepada Sky Sports.
Ia juga menambahkan bahwa bermain di markas Brentford adalah salah satu tantangan tersulit yang dihadapi skuadnya musim ini. "Saya senang dengan permainan kami saat unggul 1-0, tapi setelah itu, kami kehilangan kontrol," tandasnya.
Badai Cedera Membayangi Juara Bertahan
Musim ini, City harus bergulat dengan 15 cedera pemain, termasuk Rodri yang harus absen hingga akhir musim. Kondisi ini membuat mereka terseok-seok di berbagai kompetisi, bahkan tersingkir dari Carabao Cup usai kalah dari Tottenham Hotspur di babak keempat.
Guardiola pun menyadari bahwa skuadnya yang didominasi pemain berusia 30-an perlu segera diperbarui. "Kami tahu sejak awal musim bahwa kami membutuhkan regenerasi. Ini adalah proses yang harus kami jalani langkah demi langkah," kata Guardiola.
Baca Juga: Gerakan Hijau Sejuk NTT, Penanaman 1 Juta Pohon Demi Masa Depan Lestari
Kisah Pribadi Guardiola di Tengah Tekanan
Di tengah kesulitan tim, kabar mengejutkan datang dari kehidupan pribadi Pep Guardiola. Media Spanyol, SPORT, melaporkan bahwa Guardiola dan istrinya, Cristina Serra, resmi bercerai pada Desember 2024 setelah 30 tahun bersama.
Guardiola dan Cristina pertama kali bertemu pada 1994 ketika Guardiola masih bermain untuk Barcelona. Mereka menikah pada 2014 dan dikaruniai tiga anak, Maria, Valentina, dan Marius.
Namun, hubungan jarak jauh antara keduanya selama Guardiola melatih di Inggris menjadi salah satu faktor yang memicu perceraian. Cristina, yang tinggal di Spanyol untuk mengelola bisnis fesyen keluarganya, akhirnya melayangkan gugatan cerai.
Ujian Berat, Semangat Tetap Menyala
Kehilangan poin di Liga Inggris, badai cedera pemain, dan permasalahan pribadi Guardiola menambah tantangan berat bagi Manchester City. Namun, di bawah kepemimpinan sang pelatih, The Citizens tetap bertekad untuk bangkit dan mempertahankan dominasinya di Inggris.
Dengan regenerasi yang direncanakan Guardiola musim depan, City berharap bisa kembali menunjukkan tajinya. Bisakah mereka mengatasi ujian ini dan menorehkan kejayaan baru? Kita tunggu saja langkah selanjutnya.***