NTTHits.com, Jakarta – Nama pundit sepak bola nasional, Tommy Welly atau yang dikenal dengan Bung Towel, kembali menjadi sorotan usai melontarkan kritik pedas kepada mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY). Selama hampir lima tahun STY menukangi skuad Garuda, Bung Towel kerap menyuarakan kritik yang terkesan tajam dan tendensius terhadap pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Berbagai kritik keras ini mencuat kembali di media sosial, termasuk beberapa unggahan Bung Towel yang viral, seperti menyebut STY lebih cocok menjadi pengiklan produk daripada pelatih. Berikut tiga momen nyinyiran Bung Towel yang paling menonjol:
Baca Juga: Bung Towel Diserang Balik, Ejekan ‘Cocoknya Jualan’ ke STY Tuai Kecaman dari Jeje
1. "Mundur Kalau Masih Punya Malu!" – Kekalahan Telak dari Jepang
Setelah Timnas Indonesia dihajar Jepang 0-4 di Stadion Gelora Bung Karno pada 15 November 2024, Bung Towel tidak menahan diri untuk meminta STY mundur. Dalam unggahan Instagram pribadinya, @bungtowel8, ia menyebut kekalahan tersebut sebagai bukti ketidakberdayaan STY.
“Orang awam pun paham lawan Jepang kita bakal kalah. Tapi, kalah 0-4 setelah gembar-gembor sudah level Asia? Kebangetan,” tulis Bung Towel.
Ia menilai kekalahan telak itu adalah tanggung jawab penuh STY dan menyarankan pelatih asal Korsel tersebut untuk mundur jika masih memiliki rasa malu.
2. "Menurunkan Anak Pramuka ke Medan Perang" – Kegagalan di Piala AFF 2024
Bung Towel kembali melontarkan kritik tajam ketika Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2024 setelah STY memilih menurunkan skuad U-22. Dalam siniar yang tayang pada 17 November 2024, ia menganalogikan keputusan STY seperti mengirim “anak pramuka ke medan perang.”
“Ini AFF senior, event bergengsi di ASEAN. Kenapa bawa pemain muda yang belum matang? Bukankah lebih baik beri kesempatan kepada pemain senior yang sudah teruji?” ucapnya.
Meski STY berdalih ingin memberikan pengalaman kepada pemain muda, Bung Towel menilai keputusan itu sebagai langkah yang keliru untuk turnamen sebesar Piala AFF.
Baca Juga: Nasib Rp267 Miliar Raffi Ahmad di STY Foundation, Melayang atau Tetap Mengudara?
3. Ogah Akui Peran STY di Piala Asia U-23