Konsisten Kembangkan Olahraga Pencak Silat, Pemkot Kupang Adakan Bimtek Bagi Pelatih dan Wasit

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Selasa, 8 Juli 2025 | 15:15 WIB
Bimtek Pelatih dan Wasit IPSI
Bimtek Pelatih dan Wasit IPSI

NTTHits.com, Kupang - Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga, mengelar Bimbingan Teknis bagi Pelatih dan Wasit/Juri Cabang Olahraga Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), sebagai wujud komitmen dalam pembinaan dan pengembangan olahraga tersebut.

"Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada IPSI Kota Kupang. Pencak silat bukan sekadar olahraga yang mengandalkan teknik dan fisik, tetapi juga sarana menanamkan karakter, kejujuran, semangat juang, dan integritas yang harus ditumbuhkan sejak dini,” kata Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, Selasa, 8 Juli 2025.

Baca Juga: OJK Kukuhkan KPKS, Transformasi Penguatan Keuangan Syariang

Kegiatan bimbingan teknis tersebut, tambah Serena, sangat strategis dalam meningkatkan kapasitas para pelatih, wasit, dan juri. Pembinaan atlet muda, menurutnya, harus dimulai dari pondasi nilai-nilai luhur, termasuk kemampuan mengelola emosi, menjunjung tinggi sportivitas, dan memahami makna bela diri dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai ini akan menjadi bekal yang sangat berharga, bukan hanya di gelanggang pertandingan, tetapi juga dalam perjalanan hidup mereka ke depan,” tambahnya.

Baca Juga: Pertamina Goes to Campus Komitmen Nyata Bangun Ekosistem Energi Berkelanjutan

Pencak Silat yang tergabung dalam IPSI Kota Kupang yang secara konsisten membina dan mengembangkan pencak silat, tidak hanya sebagai cabang olahraga tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter dan pelestarian nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pemerintah Kota Kupang memiliki visi untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan inklusif. Peran pelatih, juri, dan teknisi disebutnya sangat vital dalam mencetak generasi yang sehat jasmani, tangguh mental, dan berprestasi.

“Kita sering lupa bahwa di balik gemilangnya prestasi seorang atlet, ada sosok pelatih dan juri yang bekerja tanpa lelah. Karena itu, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu yang telah mendedikasikan diri dalam membimbing atlet-atlet kita,” ujarnya.

Baca Juga: Piala Gubernur Liga Pelajar Soeratin U-17 Digelar Mulai 21 Juli 2025

Serena juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun ekosistem olahraga yang sehat, inklusif, dan kolaboratif. Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga, termasuk pencak silat, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul yang dapat mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga, A.M. Manafe, menjelaskan bahwa Bimtek tersebut diikuti oleh 60 peserta, yang terdiri dari 30 calon pelatih dan 30 calon wasit/juri.

Baca Juga: Gubernur Melki Laka Lena Teken 5.127 SK PPPK Tahap I, Bukan Sekadar Angka, Tapi Cerita Perjuangan

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk pelatih dan praktisi olahraga yang memiliki pemahaman serta kompetensi dalam proses pembinaan atlet secara profesional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X