NTTHits.com, Ende – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola Smando Cup 2 Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Loboniki, Desa Leboniki, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende, Sabtu (12/4/2025).
Turnamen yang diikuti oleh pelajar tingkat SMP ini disambut antusias oleh masyarakat dan pelajar di Ende.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan ajang olahraga ini, yang dinilai menjadi wadah penting dalam pengembangan bakat generasi muda.
Baca Juga: Gubernur NTT Melki Laka Lena Ikut Cek Kesehatan Saat Baksos di Gereja Wolotolo, Tensi Darah Normal
“Kami senang karena ini ajang olahraga untuk anak-anak SMP. Saya percaya dari turnamen ini akan lahir pemain-pemain terbaik dari Ende dan NTT. Lihat saja Yabes Roni dari Alor dan Marcelino Ferdinand dari Ngada. Semoga dari sini muncul ‘Yabes’ dan ‘Marcelino’ baru yang bisa mengharumkan nama Ende, NTT, bahkan Indonesia,” ujar Gubernur Melki.
Gubernur juga menekankan pentingnya menjunjung sportivitas. “Saya harap semua peserta bermain dengan baik, tidak perlu berkelahi. Ini pertandingan persaudaraan dan persahabatan, bukan tempat untuk saling menyakiti. Tidak ada ‘Rore’ di sini, kecuali kalau lawan dari kabupaten lain,” candanya yang disambut tawa hadirin.
Wakil Bupati Ende, Domi Mere, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov NTT terhadap pendidikan di daerah tersebut.
Baca Juga: Kunjungi Puskesmas Lembor, Gubernur NTT Tawarkan Peluang Perawat Bekerja ke Luar Negeri
Ia menyebut Gubernur telah mengucurkan bantuan lebih dari Rp3 miliar untuk perbaikan sejumlah sekolah, termasuk SMA Negeri Ndondo yang menjadi tuan rumah Smando Cup 2.
Ia juga berharap turnamen ini bisa menjadi ajang promosi sekolah serta memacu kolaborasi lebih luas antara pemerintah kabupaten dan provinsi, khususnya dalam penanganan kekurangan guru dan peningkatan fasilitas pendidikan.
Atas permintaan itu, Gubernur Melki mengatakan SMA Ndondo mendapatkan bantuan sebesar Rp1,1 miliar dari Provinsi untuk pembangunan tiga ruang kelas baru dan pengadaan peralatan sekolah.
Baca Juga: Gubernur NTT Minta Kepala Sekolah Data Gedung Rusak untuk Diusulkan Perbaikan
"Ini bentuk perhatian nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah,” ujarnya.
Laporan dari panitia pelaksana, Yoseph Kwintus Watu, menyebutkan bahwa Smando Cup 2 diikuti oleh sembilan tim dari delapan sekolah, dengan total 123 siswa, terdiri dari dua siswa kelas 10 dan tiga siswa kelas 11. Belum ada perwakilan dari kelas 12.