NTTHits.com, Kupang – Nama Shin Tae-yong kembali menjadi sorotan setelah kontraknya sebagai pelatih Timnas Indonesia resmi berakhir.
Meski menuai banyak kesuksesan, termasuk membawa Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023, pelatih asal Korea Selatan itu kini memilih untuk kembali ke negaranya dan menikmati waktu bersama keluarga.
Bantah Jadi Direktur Teknik PSSI
Sebelum bertolak ke Korea Selatan pada Minggu (26/1), Shin Tae-yong menegaskan bahwa rumor yang mengaitkan dirinya dengan posisi Direktur Teknik (Dirtek) PSSI tidak benar.
"Tidak ada sama sekali," ujarnya singkat saat ditemui awak media.
Pelatih berusia 54 tahun ini mengaku lelah setelah bertahun-tahun berkutat di dunia sepak bola dan ingin mengambil jeda dari tekanan pekerjaan.
Baca Juga: Media Korsel Sindir PSSI, “Tega Banget Sampai Akhir, STY Pulang Tanpa Penghargaan”
Fokus Istirahat dan Hari Raya di Korea Selatan
Shin menyebut waktu istirahat ini akan dimanfaatkan untuk merayakan hari besar di Korea Selatan serta memulihkan energi yang terkuras selama menjalani tugas berat bersama Timnas Indonesia.
"Jujur, saya sedikit lelah. Ada hari raya besar juga di Korea, jadi saya ingin istirahat dulu di sana," ungkapnya.
Meski sempat menerima tawaran melatih dari beberapa negara, Shin mengaku belum tertarik kembali ke dunia kepelatihan dalam waktu dekat.
"Pernah ada tawaran, tapi untuk sekarang, saya hanya ingin fokus istirahat," tegasnya.
PSSI Bersiap Tunjuk Direktur Teknik Baru
Di sisi lain, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mempersiapkan sosok baru untuk mengisi posisi Direktur Teknik. Erick menjelaskan, peran ini sangat penting untuk membangun filosofi sepak bola nasional dan membina Timnas kelompok usia.
"Tugas Direktur Teknik nanti fokus ke pengembangan Timnas U-17, U-20, dan U-23, serta menciptakan filosofi sepak bola kita," ujar Erick.
Rencana ini juga melibatkan pelatih Timnas Indonesia saat ini, Patrick Kluivert, yang akan mulai bekerja penuh pada Februari 2025.