Baca Juga: Fantastis! Shin Tae-yong Terima Pesangon Rp88 Miliar Usai Dipecat PSSI
Kendala Bahasa dan Banyaknya Pemain Diaspora
Bung Towel menyoroti bahwa kendala bahasa menjadi salah satu alasan komunikasi STY dengan skuad Garuda kerap terganggu.
"Kalau melihat komposisi pemain terakhir, 9 pemain naturalisasi dan 2 lokal, STY ingin teriak dengan bahasa apa? Ini yang menjadi kendala utama," ujarnya.
Bung Towel bahkan menyebut, semakin banyak pemain diaspora di Timnas, semakin sulit bagi STY untuk menjalin komunikasi yang solid.
Kluivert, Harapan Baru Timnas Indonesia
Kini, dengan hadirnya Patrick Kluivert sebagai nahkoda baru, harapan besar kembali mengemuka. Kluivert dipercaya mampu menyatukan pemain lokal dan diaspora, serta membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di kancah internasional, termasuk mimpi besar lolos ke Piala Dunia 2026.
Apakah era baru ini akan membawa perubahan signifikan bagi Timnas Garuda? Hanya waktu yang akan menjawab.***