Ketika STY sukses membawa Timnas U-23 melaju ke semifinal Piala Asia 2023, Bung Towel justru enggan mengakui peran sang pelatih. Dalam siniar One Corner pada 27 April 2024, ia menyebut keberhasilan tersebut lebih karena kontribusi pemain dari Liga 1.
“Kelolosan ini bukan karena STY, tapi karena 7 pemain yang berasal dari Liga 1 Indonesia,” ujar Bung Towel. Ia bahkan menyindir sentimen “Local Pride” yang menurutnya lebih cocok disebut “Lokal Pret.”
Baca Juga: Bung Towel Diserang Balik, Ejekan ‘Cocoknya Jualan’ ke STY Tuai Kecaman dari Jeje
Respon Warganet
Komentar dan kritik Bung Towel memicu berbagai reaksi dari warganet. Ada yang mendukung pandangannya, tetapi tidak sedikit pula yang menilai kritiknya terlalu berlebihan dan tidak menghargai kontribusi STY dalam membangun Timnas Indonesia.
Di tengah perdebatan ini, satu hal yang pasti, warisan STY di Timnas Indonesia—baik dari segi pembinaan pemain muda maupun pengalaman bertanding di level internasional—akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola nasional.***