Balai Besar Veteriner Denpasar Lamban Siapkan Vaksin Demam Babi

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Kamis, 26 Januari 2023 | 10:35 WIB
kadis Pertanian dan Peternakan kota Kupang
kadis Pertanian dan Peternakan kota Kupang

NTTHits.com Kupang - Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai kinerja Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar lamban dalam proses penelitian pembuatan vaksin vaksin African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika.

"Virusnya kan sudah lima tahun yang lalu, masa sampai sekarang belum ada vaksinnya, itu kenapa, patut dipertanyakan,"kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kupang, Obed Kadji, Kamis, 26 Janauari 2023.

Baca Juga: ASF Merebak, Warga Kupang Dianjurkan Tak Beli Daging Babi di Pinggir Jalan

Menurut dia, selain vaksin bagi demam babi, demikian juga dengan ketersediaan vaksin rabies, tak kunjung ada, namun jika dibandingkan dengan Lumpy Skin Disease Virus (LSDV) pada ternak sapi, vaksinnya ada dan tersedia. 

Baca Juga: 252 Babi di NTT Mati Terserang Virus ASF

BBVet Denpasar seharusnya telah menyediakan vaksin demam babi, karena virus tersebut sebelumnya telah ada dan merebak dari lima tahun yang lalu, dan kini kembali menyerang ternak babi di kota Kupang bahkan merebak luas di kabupaten - kabupaten di NTT.

"Bahkan vaksin rabiespun tak kunjung ada, coba bandingkan dengan vaksin bagi virus sapi cepat ada,"tambah Obed Kadji.

Baca Juga: Virus ASF Akibatkan Puluhan Ekor Babi Mati di Lima Kelurahan Kota Kupang

Akibat ketiadaan vaksin, upaya sementara guna menekan angka kematian babi secara mendadak dan tidak ada penyebaran virus, Dinas Pertanian dan Peternakan kota Kupang, melakukan sterilisasi kandang dengan cairan disenfektan bersama kelompok -kelompok peternak.  (*)

  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

370 Perempuan di Kota Kupang Dapat Vaksin HPV

Selasa, 3 Februari 2026 | 15:46 WIB
X