Kebiasaan Makan Seblak Picu Anemia pada Ribuan Remaja Putri di Karawang

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Jumat, 17 Januari 2025 | 20:08 WIB
Seblak salah satu makanan yang bisa membuat anemia (tangkapan layar YouTube Jessica Jane)
Seblak salah satu makanan yang bisa membuat anemia (tangkapan layar YouTube Jessica Jane)

NTTHits.com, Karawang – Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengungkapkan hasil mengejutkan: ribuan remaja putri di wilayah tersebut mengalami anemia, mulai dari ringan hingga berat. Penyebabnya? Pola makan tidak sehat, salah satunya kebiasaan mengonsumsi seblak secara berlebihan.

Seblak: Kudapan Lezat dengan Risiko Kesehatan
Seblak, makanan khas Sunda yang kini mendunia, menjadi favorit banyak remaja. Kuah pedas, topping beragam, dan cita rasa khasnya memang menggugah selera. Namun, di balik popularitasnya, seblak ternyata rendah zat besi—nutrisi penting untuk produksi hemoglobin dalam darah.

Kandungan zat besi dalam seblak jauh lebih rendah dibandingkan daging merah, hati, atau sayuran hijau. Bahkan, tambahan garam yang tinggi dalam makanan ini justru menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh. Ditambah lagi, sensasi pedas dari cabai berpotensi mengiritasi saluran pencernaan, memperburuk penyerapan nutrisi.

Baca Juga: Gunung Ibu Erupsi, Banjir Masih Genangi Beberapa Wilayah

Ribuan Remaja Putri Terkena Anemia
Menurut dr. Nurmala Hasanah, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Karawang, kebiasaan jajan makanan rendah gizi seperti seblak dan mi bakso menjadi salah satu faktor utama anemia di kalangan remaja putri.

Sepanjang tahun 2024, Dinas Kesehatan Karawang melakukan skrining kesehatan terhadap 33.106 remaja putri. Hasilnya, 8.861 remaja mengalami anemia, dengan rincian:

346 kasus anemia berat

3.268 kasus anemia sedang

5.247 kasus anemia ringan


“Remaja lebih suka jajan makanan seperti seblak daripada mengonsumsi makanan bergizi. Ditambah menstruasi berlebihan, mereka kekurangan asupan nutrisi penting seperti zat besi dan serat,” jelas dr. Nurmala, Rabu (15/1).

Baca Juga: Gunung Ibu Meletus Delapan Kali, Status AWAS! Evakuasi Warga Dikebut

Langkah Penanganan Dinas Kesehatan
Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Kesehatan Karawang menggencarkan program Gerakan Remaja Sehat, Keren, dan Cerdas (Gres Kece). Program ini melibatkan pembagian tablet penambah darah ke sekolah-sekolah dengan dosis berbeda:

1 tablet per minggu untuk remaja tanpa anemia.

1 tablet per hari untuk anemia ringan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

370 Perempuan di Kota Kupang Dapat Vaksin HPV

Selasa, 3 Februari 2026 | 15:46 WIB
X