Berdasarkan riset, reaksi yang dapat timbul setelah penyuntikan vaksin bersifat ringan, mencakup reaksi sistemik yang paling umum seperti demam, diare dan kehilangan nafsu makan, dan reaksi yang paling umum di tempat injeksi adalah kemerahan dan nyeri pada bekas suntikan. (Sumber : Centers for Disease Control and Prevention, American Academy of Pediatric) (*)