Jurnalisme Konstruktif, Cara Baru Fokus Berita Pada Solusi

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Jumat, 16 Juni 2023 | 14:23 WIB
Jurnalis Senior Tempo, Sunudaryanto
Jurnalis Senior Tempo, Sunudaryanto

NTTHits.com, Kupang - Jurnalis Senior Tempo, Sunudyantoro, mengatakan, jurnalisme konstruktif merupakan sisi tampilan berita melalui pendekatan inovatif yang dapat memperluas cara orang memandang masalah dan berfokus pada solusi yang menginsiprasi.

Hal tersebut disampaikan dalam workshop isu migran dan pengungsi yang digelar oleh International Organization for Migration (IOM) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kupang, Jumat, 16 Juni 2023.

Baca Juga: Ratusan Imigran Berada di Kota Kupang

"Media punya kekuatan untuk menunjukkan solusi dan menawarkan jalan kedepan, jurnalisme konstruktif jadi penting,"kata Jurnalis Senior Tempo, Sunudyantoro.

Jurnalisme konstruktif jadi cara baru dalam mendekati berita yang didasarkan pada gagasan bahwa ada bias negatif di media berita yang perlu diperbaiki, dan bertujuan memberikan gambaran yang adil, akurat dan kontekstual kepada audiens.

Baca Juga: 3,6 Persen Populasi Dunia Migran International

Selain itu, jurnalisme konstruktif secara kritis mengevaluasi dampak, alih alih berfokus pada masalah saja dan berita konstruktif dapat menginspirasi orang utnuk berpikir ulang pendektan dan bahkan tindakan mereka.

Adapun praktik jurnalisme konstruktif yakni melibatkan penjelajahanarea dan nuansa abu-abu, mencari spolusi atas masalah dan mengungkapkannya, memfasilitasi debat  yang berfokus pada solusi, nuansa dan percakapan demokrasi.

Baca Juga: Isu Migran dan Pengungsi, IOM-AJI Gelar Workshop Media di Kupang

"Jurnalisme konstruktif berbeda dengan jurnalisme investigatif, karena berfokus pada solusi, sedangkan investigatif membongkar dan menyalahkan,"tambah Sunudyantoro.

Jurnalisme konstruktif memberitakan hal-hal positif dan mengabaikan peristiwa-peristiwa nyata yang menakutkan, seperti bencana alam, peperangan, dan korupsi, menjadi jurnalisme positif bukan menyampaikan informasi yang diinginkan, melainkan yang dibutuhkan oleh publik,memberikan gambaran dan panduan bagaimana mengungkap suatu persoalan secara utuh dan menyeluruh, termasuk memberikan solusi yang tepat. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X