Cabai Jadi Tanaman Inflasi, Pemkot Kupang Siasati Urban Farming

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Minggu, 9 April 2023 | 18:42 WIB
ilustrasi
ilustrasi

NTTHits.com, Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengedukasi masyarakat untuk melakukan Urban Farming atau budidaya tanaman cabai ditiap rumah tangga untuk memperoleh bahan pangan atau kebutuhan lain dan tambahan finansial bahkan untuk mencegah terjadinya kenaikan harga atau Inflasi.

“Kita punya masalah inflasi salah satunya cabai, mulai dari cabai merah, cabe rawit hingga cabai keriting,”kata Pj.Wali Kota Kupang, George Hadjoh, Minggu, 9 April 2023.

Baca Juga: Kelor NTT Bakal Jadi Salah Satu Komponen Tangani Stunting di Indonesia

Menurut dia, harga cabai di pasaran kini mencapai Rp.100ribu per kilogram (Kg),  sehingga perlu ada upaya melakukan Urban Farming atau budidaya tanaman dengan menggunakan kantong polybag sebagai media tanam daerah perkotaan yang tidak memiliki lahan tanam.

“Kalau kita gunakan urban farming dirumah rumah kita yang tidak ada halaman, pakai polybag, kita bisa menghasilkan uang juga,”tambah George.

Baca Juga: Gerakan Kebersihan Harus Jadi Perilaku Warga Kota Kupang

Urban Farming atau penanaman budidaya tanaman di daerah perkotaan menjadi alternatif tiap rumah tangga memenuhi kebutuhan dan memproduksi tanaman penyumbang inflasi, sekaligus upaya revitasliasi lingkungan,menciptakan lahan hijau dan mengurangi panas dan polusi udara. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X