Kelor NTT Bakal Jadi Salah Satu Komponen Tangani Stunting di Indonesia

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Minggu, 9 April 2023 | 18:38 WIB
Pj.Wali Kota Kupang, George Hadjoh
Pj.Wali Kota Kupang, George Hadjoh

NTTHits.com, Kupang – Tanaman ajaib asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Kelor atau Marungga, bakal di jadikan salah satu komponen makanan tambahan dalam penanganan bayi dan anak Bawah Lima Tahun  (Balita) stunting di Indonesia.

Menteri Kesehatan sedang mendorong untuk Kelor dari NTT  untuk menjadi bagian dari upaya penanganan stunting bukan saja di kota Kupang  tapi juga Indonesia,”kata Penjabat Wali Kota Kupang,  George Hadjoh, Minggu, 9 April 2023.

Baca Juga: Gerakan Kebersihan Harus Jadi Perilaku Warga Kota Kupang

Tanaman Kelor, menurut dia, telah dinyatakan sebagai tanaman ajaib yang mengandung berbagai jenis vitamin dalam pernyataan resmi World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia. Berdasar hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, telah mengalokasikan dana untuk penanaman Kelor di Kelurahan Fatukoa  seluas 10 Hektarare (Ha).

“Kami ada alokasikan dana untuk  10 hektar penanaman Kelor di Fatukoa, saya mengajak kita semua untuk mengurus potensi yang ada,”tambah George.

Baca Juga: Antisipasi Dampak Hujan Lebat, BPBD Kota Kupang Keliling Pesisir dan Area Bantaran Ingatkan Warga

Pemkot Kupang sementara mendorong di enam Kecamatan akan dibangun rumah pengering dan rumah produksi tanaman kelor, guna memenuhi kebutuhan pasar untuk diekspor ke negara Jepang yang membutuhkan 40ton daun Kelor dalam sebulan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

370 Perempuan di Kota Kupang Dapat Vaksin HPV

Selasa, 3 Februari 2026 | 15:46 WIB
X