NTTHits.com, Kupang – Tanaman ajaib asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Kelor atau Marungga, bakal di jadikan salah satu komponen makanan tambahan dalam penanganan bayi dan anak Bawah Lima Tahun (Balita) stunting di Indonesia.
“Menteri Kesehatan sedang mendorong untuk Kelor dari NTT untuk menjadi bagian dari upaya penanganan stunting bukan saja di kota Kupang tapi juga Indonesia,”kata Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh, Minggu, 9 April 2023.
Baca Juga: Gerakan Kebersihan Harus Jadi Perilaku Warga Kota Kupang
Tanaman Kelor, menurut dia, telah dinyatakan sebagai tanaman ajaib yang mengandung berbagai jenis vitamin dalam pernyataan resmi World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia. Berdasar hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, telah mengalokasikan dana untuk penanaman Kelor di Kelurahan Fatukoa seluas 10 Hektarare (Ha).
“Kami ada alokasikan dana untuk 10 hektar penanaman Kelor di Fatukoa, saya mengajak kita semua untuk mengurus potensi yang ada,”tambah George.
Baca Juga: Antisipasi Dampak Hujan Lebat, BPBD Kota Kupang Keliling Pesisir dan Area Bantaran Ingatkan Warga
Pemkot Kupang sementara mendorong di enam Kecamatan akan dibangun rumah pengering dan rumah produksi tanaman kelor, guna memenuhi kebutuhan pasar untuk diekspor ke negara Jepang yang membutuhkan 40ton daun Kelor dalam sebulan. (*)