Pemkot Kupang Sulap Air Laut Jadi Air Tawar Atasi Soal Air Bersih

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Selasa, 4 April 2023 | 18:27 WIB
Pj.Wali Kota Kupang, George Hadjoh
Pj.Wali Kota Kupang, George Hadjoh

NTTHits.com, Kupang - Mengatasi persoalan kebutuhan air bersih, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui perusahaan Panah Perkasa, sementara membangun pabrik penyulingan air laut menjadi air tawar dengan kapasitas 400liter per detik.

"Untuk air bersih, kita sementara membangun pabrik penyulingan air laut jadi air tawar, 400 liter per detik, dan itu berarti perlahan - lahan soal air bersih tertangani,"kata Pj.Wali Kota Kupang, George Hadjoh, Selasa, 4 April 2023.

Baca Juga: 1.300 Ibu Hamil di Kota Kupang Derita Kekurangan Energi Kronis, Potensi Lahirkan Bayi Stunting

Pabrik penyulingan air laut jadi air tawar, menurut dia sementara dibangun di kecamatan Alak, yang ditargetkan akhir tahun 2023 sudah dapat berproduksi. Selain itu pada tahun 2026, pihak pemerintah Jerman juga turut membantu pemberian dana senilai Rp.2triliun untuk sanitasi dan air bersih di Kota Kupang.

"Akhir tahun ini sudah bisa produksi, dan nanti tahun 2026, pemerintah Jerman juga bantu dana Rp.2 triliun untuk sanitasi dan air bersih,"tambah George.

Baca Juga: Penurunan Kasus Stunting di Kota Kupang Belum Memuaskan, Kadinkes Ditantang Lepas Jabatan

Direktur Perumda Air Minum "Tirta Bening Lontar" Kota Kupang, Deni Maro, mengatakan, proyek penyulingan tersebut bukan kewenangan dari perumda "Tirta Bening Lontar" Kota Kupang, namun merupakan domain sepenuhnya milik investor yang membangun dan beroperasi selama 30 tahun untuk pemenuhan kebutuhan air bersih.

"Itu baru mau rencana dan bukan kewenangan kita, itu domainnya investor kita tidak menambah satu sen pun, tapi tujuannya untuk kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi,"kata Deni Maro.

Baca Juga: Bunda Julie dan Pemkot Hadirkan PMT Bagi Anak dan Ibu Kurang Gizi di Kota Kupang

Pabrik penyulingan air laut menjadi air tawar dengan kapasitas 400liter per detik yang berada di kecamatan Alak, diharapkan dapat menjawab kebutuhan air bersih warga kota Kupang, terutama pada puncak musim kemarau di bulan Oktober. (*) 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X