NTTHits.com, Ruteng - Septiani Amora Abela, 2 tahun, balita asal kampung Runa, Desa Suka Kiong, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT terbaring lemas di sal Rumah Sakit (RS) Brn Mboi, Ruteng, karena menderita gizi buruk.
Septiani sudah mendapat perawatan selama dua pekan di RS itu sejak 20 Februari lalu, dengan keluhan sesak napas dengan berat badan hanya 7 kilogram (kg).
Septiani merupakan anak dari pasangan Verigensius Edu dan Getrudis Ani ini divonis menderita gizi buruk dari hasil diagnosa Dokter Rumah Sakit sejak umur tujuh bulan hingga kini. Sehingga keluarga balita gizi buruk ini butuh bantuan untuk pengobatan.
Baca Juga: Polres Matim Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur
Tergerak hati, Kapolsek Kuwus, Kaposlek Kuwus Ipda Arsilinus Lentar pun tergerak hati mengunjungi balita gizi buruk di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.
Selain membesuk balita gizi buruk, Kapolsek juga memberikan bantuan sembako serta tali kasih kepada orang tua Septiani Amora Abela guna meringankan beban ekonomi sehari-hari.
Dia juga memberikan semangat dan motivasi terhadap Verigensius Edu dan Getrudis Ani yang merupakan Ayah dan Ibu dari Septiani Amora Abela.
Baca Juga: Aniaya Kades Oinlasi, Besok Kanit Intel Polsek Kie Diperiksa Propam Polda NTT
"Hari ini saya datang ke rumah sakit untuk menjenguk, sekaligus melihat perkembangan kesehatan Septiani Amora Abela, balita asal Kuwus yang mengalami gizi buruk. ,” katanya.
Dia mengatakan sebagai manusia selayaknya harus saling mambantu. Apalagi, anak yang saat ini dirawat menderita Gizi Buruk yang harus diberikan perhatian.
“Kami pikir ini sudah merupakan keharusan bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama, sehingga ke depannya tidak ada lagi masyarakat yang mengalami malnutrisi atau lainnya,” tandasnya.
Dia berharap dengan bantuan ini bisa sedikit membantu dan semoga bermanfaat dan bisa menggerakkan hati yang lainnya.
Baca Juga: Berselisih Masalah Tanah, Polisi di Kupang Dibacok di Tempat Biliard
“Semoga terbuka pintu hati baik dari perorangan, maupun instansi untuk bisa membantu masyarakat yang kurang mampu yang benar-benar membutuhkan uluran tangan dari kita semua,” harapnya.