NTTHits.com, Kupang - Kepala BPJN NTT, Agustinus Junianto menargetkan penyelasaian jalur jalan alternatif pada 15 Maret 2023 mendatang.
Menurut dia, pengerjaan jalan alternatif pasca bencana longsor yang terjadi di Takari, Kabupaten Kupang, NTT ini terkendala cuaca.
"Saya berharap tanggal 15 (Maret) sudah berhasil kalau cuacanya mendukung. Kendala utama itu cuaca. Kalau tenaga, alat dan material semua lengkap, kita siap," katanya saat menerima kunjungan Wagub NTT Yoseph Nae Soi ke lokasi bencana, Sabtu, 4 Maret 2023.
Baca Juga: Stunting NTT Masih Berada di Angka 17,7 Persen
Wagub memberikan apresiasi kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT dengan dukungan berbagai pihak lainnya yang telah lakukan kegiatan luar biasa dan kerja simultan.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah selesai sehingga masyarakat bisa menikmati jalan seperti sebelumnya. Memang butuh pengorbanan sedikit terutama kesabaran karena ini bencana. Jadi kita harus mengertilah," katanya.
Dia berterima kasi kepada 10 KK warga Takari yang merelakan lahannya untuk dijadikan jalan alternatif pasca bencana longsor menutup jalan Trans Timor itu.
Baca Juga: BPBD Serahkan Bantuan Logistik bagi Korban Bencana di Belu
"Masyarakat juga sangat mengerti. Mereka juga merelakan lahannnya. Terima kasih banyak. Terutama kepada 10 Kepala Keluarga (KK) yang telah merelakan lahannya untuk pembukaan jalan alternatif yang baru ini," pungkasnya.
Sebelumnya longsor yang terjadi di Takari itu menyebabkan ruas jalan Timor Raya putus total, akibat transportasi antar kabupaten Tarns Timor tersendat.
Walaupun sekarang sudah bisa dilewati, namun masih gunakan sistem buka tutup jalan.***