NTTHits.com, Kupang - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengelontorkan anggaran sebesar Rp. 7,4 milliar, untuk pembangunan jaringan sekunder layanan air bersih bagi 17 ribu keluarga.
17 ribu keluarga yang akan terlayani air bersih, tersebar di dua kecamatan yakni Kecamatan Alak dan Kota Raja kota Kupang, dengan besaran dana masing - masing kecamatan yakni sebesar Rp.2 milliar diperuntuk bagi pengerjaan sistem jaringan di kecamatan Kota Raja, sedangkan bagi kecamatan Alak, besaran anggarannya Rp.5,4 milliar.
Baca Juga: Suntikan Modal Rp.5 Milliar Belum Cair , Ribuan Warga Kupang Tak Bisa Nikmati SPAM Dendeng
"Tahun ini kami dari PU kota akan membangun jaringan sekuder di dua kecamatan dengan nilai Rp.7,4 milliar untuk melayani kebutuhan air bersih," kata Kepala Bdang (Kabid) PUPR Kota Kupang, Micki Natun, Kamis, 23 Pebruari 2023.
Menurut dia, anggaran tersebut untuk menambah sistem jaringan sekunder yang menjadi Sambungan Rumah (SR) guna memaksimalkan distribusi produksi air bersih dari Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Kali Dendeng dengan kapsitas 150liter per detik agar dapat melayani kebutuhan air bersih.
Baca Juga: Jabat Dirut, Daniel Maro Janji Tuntaskan Ribuan Sambungan Air Bersih di Kupang
"Dengan kapasitas 150liter per detik, kita mampu layani maksimal 17 ribu sambungan rumah di dua kecamatan tersebut," tambah Micki.
Sistem Pengelolaan Air Minum Kali Dendeng dibangun oleh Kementrian PUPR melalui Balai Prasarana Infrastruktur wilayah NTT dengan kapasitas 150liter/detik siap melayani kebutuhan air bersih dengan menggunakan dua kali system pemompaan yaitu dari prasedimentasi ke intalasi pengolahan air dan dari instalasi pengolahan air ke reservoir 1000 m3. (*)