NTTHits.com, Kefamenanu — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Timor Tengah Utara kembali mengimbau masyarakat untuk segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hingga awal Desember 2025, jumlah warga TTU yang telah menggunakan IKD baru sedikit melampaui tiga ribu orang-angka yang dinilai masih jauh dari target yang ditetapkan.
Pelaksana Tugas Kepala Dukcapil TTU, Bernardinus Totnay, S.Sos, dalam keterangannya kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (2/12/2025), menegaskan bahwa IKD adalah bagian dari program nasional yang wajib diikuti seluruh masyarakat.
“IKD ini sudah diluncurkan sejak beberapa tahun lalu oleh Kemendagri. Kami sudah melakukan sosialisasi dan pelayanan pendaftaran, tetapi masih banyak warga TTU yang belum memiliki aplikasi tersebut,” jelasnya.
Layanan Keliling Dibuka di Kampus Unimor
Guna mempercepat jumlah pendaftar, Dukcapil TTU akan membuka layanan keliling di Universitas Timor (Unimor)selama dua hari, yakni Kamis–Jumat, 4–5 November 2025.
Baca Juga: Dirjen Bea Cukai Tanggapi Ancaman Pembekuan: “Itu Bentuk Koreksi, Kami Harus Berbenah”
Layanan ini ditujukan bagi mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, serta seluruh pegawai yang berdomisili di TTU.
“Kami turun langsung ke Unimor selama dua hari. Staf sudah saya instruksikan untuk membawa setidaknya empat laptop agar pelayanan bisa cepat,” ujar Bernardinus.
Seluruh Dokumen Kependudukan Dalam Satu Aplikasi
Bernardinus menegaskan bahwa IKD merupakan terobosan modern yang memudahkan masyarakat karena seluruh dokumen kependudukan dapat diakses hanya melalui satu aplikasi.
“KK, KTP, Akta Kelahiran, Akta Perkawinan—semuanya ada dalam IKD. Tidak perlu lagi membawa berkas fisik, cukup buka aplikasi di HP,” tegasnya.
Capaian Masih Minim, Warga Diminta Tidak Menunda
Dengan capaian IKD yang masih rendah, Dukcapil TTU menargetkan peningkatan signifikan dalam dua tahun ke depan. Ia mengimbau masyarakat agar tidak menunggu hingga membutuhkan dokumen untuk mengurus IKD.