Polemik Pembiayaan Istri Kajari TTU ke Jepang, GARDA TTU Diberi Jawaban Berbeda. Bupati : Dibiayai Bank NTT. Kajari : Dibiayai Pihak Ketiga

photo author
- Senin, 18 Agustus 2025 | 07:49 WIB
Kajari TTU, Firman Setiawan dan istri  (Jude Lorenzo Taolin)
Kajari TTU, Firman Setiawan dan istri (Jude Lorenzo Taolin)

Tapi, lanjutnya, keikutsertaan dari dua Istri Pejabat Forkopimda tersebut menjadi tanda tanya bagi masyarakat dan Publik di Kabupaten TTU.

"Jangan-jangan aji mumpung dan ada kepentingan yang terselubung dibalik keikutsertaan istri Ketua DPRD TTU dan Istri Kajari TTU ke Jepang," ujarnya penuh tanda tanya.

Paulus juga meminta Bupati TTU untuk terbuka menyampaikan ke Publik atas Penggunaan Anggaran dalam mengikuti kegiatan Internasional Expo yang diselenggarakan di Osaka, Jepang.

Baca Juga: Empat Tahun Lebih Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Usapinonot Jalan di Tempat, Masyarakat Kembali Datangi Kejari TTU Pertanyakan Perkembangan Kasus

Selain itu, Lanjut Paulus, Bupati TTU juga harus menyampaikan ke publik terkait kepesertaan yang ikut ke Jepang dengan menggunakan Biaya yang disiapkan oleh Daerah.

"Garda TTU minta Bupati untuk terbuka sampaikan soal penggunaan anggaran ke Jepang itu sumbernya dari mana, dan peran serta dari masyarakat yang ikut ke Jepang," pintanya.

Paulus Menduga, Keikutsertaan dari Istri Ketua DPRD TTU diduga ada kaitannya dengan Usulan Pinjaman Daerah ke bank NTT sebesar 120 Miliyar yang saat ini menjadi polemik di DPRD.

Bahkan, ktanya lagi, Fraksi Golkar yang sebelumnya belum menentukan sikap atas usulan itu namun oleh Ketua DPRD TTU menyampaikan menyetujui usulan Pemda untuk Pinjaman Daerah.

"Ini sudah jelas kepentingan pribadi dari Ketua DPRD dan nyata soal pinjaman daerah itu, apalagi istri dari Ketua DPRD TTU juga ikut Rombongan Internasional Expo ke Jepang," pungkasnya

Sementara, Ketua DPRD TTU Kristo Efi yang dikonfirmasi wartawan, Rabu 13 Agustus 2025 menjelaskan bahwa keikutsertaan dari istrinya bersama rombongan Internasional expo ke Osaka, Jepang itu karena diundang resmi oleh Pemerintah Daerah.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SLBN Benpasi, Jaksa Penyidik Kejari TTU Menunggu Print Out Rekening Koran

Dalam undangan tersebut, Pemerintah meminta Dukungan dari Dekranasda dan Ibu - ibu Forkopimda untuk memberikan dukungan dalam kegiatan Internasional expo 2025 yang berlangsung di Osaka, Jepang.

"Ibu-ibu Forkopimda ikut ke Jepang itu karena menghadiri undangan resmi dari Pemerintah Daerah sejak 2 Mei 2025 Lalu, untuk teknisnya bisa konfirmasi ke Pihak Pemerintah Daerah,"Ungkap Kristo.

Ia menambahkan, dalam penjelasan Pemerintah Daerah saat itu untuk pembiayaan terhadap ibu-ibu Forkopimda itu tidak dibebankan melalui APBD namun sumbangan dari "Pihak Ketiga".

Untuk itu, Kata Kristo, Kehadiran ibu-ibu Forkopimda di Osaka, Jepang itu resmi melalui undangan dari Pemerintah Daerah dan tidak ada kaitannya dengan urusan Pinjaman Daerah yang sementara dipolemikan ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X