Pergerakan Tanah di Banjarnegara: 16 Rumah Hancur, 39 Terancam, Warga Mengungsi

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Minggu, 2 Februari 2025 | 10:02 WIB
Kondisi wilayah terdampak fenomena gerakan tanah di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (22/1). FOTO: BPBD Kabupaten Banjarnegara
Kondisi wilayah terdampak fenomena gerakan tanah di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (22/1). FOTO: BPBD Kabupaten Banjarnegara

➡️ Posko kesehatan dan trauma healing bagi para pengungsi
➡️ Dukungan kebutuhan dasar bagi warga terdampak dari Dinsos, TNI, Polri, NGO, dan relawan
➡️ Pembangunan hunian sementara (huntara) yang ditargetkan selesai sebelum Idul Fitri 2025

Sementara itu, BNPB telah mengirimkan tim tenaga ahli untuk melakukan asesmen di lokasi guna merancang strategi tanggap darurat, pemulihan, dan rekonstruksi pascabencana.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Dominasi Awal 2025, Ini Langkah Cepat BNPB

Ancaman Masih Mengintai! Warga Diminta Waspada

Melihat kondisi terkini, potensi pergerakan tanah susulan masih sangat tinggi terutama jika hujan terus turun dalam durasi panjang. Masyarakat diimbau untuk segera mengungsi ke tempat aman jika menemukan tanda-tanda seperti retakan tanah baru atau pergerakan bangunan.

Untuk mitigasi jangka panjang, diperlukan reboisasi dan pemulihan vegetasi dengan tanaman berakar kuat serta pembangunan sistem drainase yang lebih baik.

"Kita harus waspada! Jika melihat rekahan tanah atau longsoran baru, segera laporkan ke pihak berwenang dan hindari area tersebut," imbau BNPB dalam pernyataan resminya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X